Vance Sebut Epstein Dekat dengan Intelijen Israel dan AS
Wapres AS JD Vance mengungkap keterkaitan Jeffrey Epstein dengan elemen intelijen tingkat tinggi di Israel dan Amerika, termasuk kubu kiri-tengah Israel, serta mengakui kesalahan komunikasi pemerintahan Trump dalam rilis dokumen kasus.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.05 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 TempoKendari, ıNarasikita - Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, menyatakan bahwa mendiang Jeffrey Epstein memiliki kaitan erat dengan struktur intelijen tingkat tinggi di Amerika Serikat maupun Israel. Pernyataan itu disampaikannya dalam sesi wawancara publik pada 15 Juli 2026, menanggapi spekulasi yang berkembang mengenai peran Mossad atau instansi intelijen lain dalam jaringan Epstein. Vance menegaskan bahwa Epstein bukan hanya berhubungan dengan lembaga intelijen AS seperti CIA, tetapi juga dengan kelompok dalam sistem deep state di Israel.
Menurut Vance, Epstein lebih dekat dengan kelompok politik kiri-tengah di Israel dibandingkan kubu kanan-tengah, meskipun hubungannya di AS melibatkan berbagai pihak dari kedua partai besar. Ia menekankan bahwa Epstein memiliki akses ke kalangan elite politik dan ekonomi, termasuk tokoh dari Partai Republik dan Demokrat, yang menunjukkan jaringan yang sangat luas dan kompleks.
Vance juga mengakui bahwa penanganan dokumen Epstein oleh pemerintahan Trump dinilai tidak optimal. Ia menyatakan secara terbuka bahwa pihaknya melakukan kesalahan dalam komunikasi terkait rilis berkas, yang menyebabkan kebingungan publik. Menurutnya, seharusnya semua dokumen yang relevan dirilis sejak awal, meskipun proses penyaringan untuk melindungi korban tetap diperlukan.
Pada Januari 2026, Departemen Kehakiman AS telah merilis lebih dari 3 juta halaman dokumen, 2.000 video, dan 180.000 gambar berdasarkan undang-undang yang disahkan pada November 2025. Dokumen-dokumen ini menjadi sorotan karena menunjukkan keterlibatan Epstein dalam jaringan perdagangan seks yang melibatkan tokoh-tokoh berpengaruh. Epstein meninggal di sel tahanan New York pada 2019, saat menunggu persidangan atas dakwaan perdagangan seks, setelah sebelumnya divonis di Florida atas tindak pidana pekerjaan anak di bawah umur pada 2008.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026

JLR Siap PHK 4.000 Karyawan Akibat Tekanan Persaingan Global
Jaguar Land Rover mengumumkan pemangkasan 4.000 posisi kerja sebagai respons terhadap tekanan kompetitif dari mobil China dan ketidakpastian pasar global.
8 September 2026

Pesawat Kargo Melampaui Batas Landasan, Tewaskan Lima Orang di Miami
Kecelakaan pesawat kargo Amazon Prime Air 7598 di Bandara Internasional Miami menewaskan lima orang dan melukai lima lainnya, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah melampaui batas landasan pacu saat mendarat.
7 September 2026

AS Perbarui Imbauan Keamanan untuk Wisatawan ke Brasil
Pemerintah AS memperbarui rekomendasi perjalanan ke Brasil dengan penekanan pada risiko kejahatan berkekerasan dan penculikan kilat di kawasan perkotaan.
7 September 2026
Berita Lainnya

Rahasia Telur Orak-Arik Lembut ala Restoran
Jumat, 11 September 2026, 22.48 WITA

Resep Sari Kacang Hijau Rumahan untuk Kesehatan dan Hemat
Jumat, 11 September 2026, 22.47 WITA

5 Tanda Makanan di Kulkas Sudah Rusak, Jangan Dikonsumsi Lagi
Jumat, 11 September 2026, 22.46 WITA

Festival Kuliner Serpong Tonjolkan Warisan Rasa Sumatera
Jumat, 11 September 2026, 22.46 WITA

BYD Putuskan Ubah Strategi Produksi di Malaysia
Jumat, 11 September 2026, 22.45 WITA

Thailand Siapkan Tarif Tiga Level untuk Kendaraan Listrik
Jumat, 11 September 2026, 22.45 WITA

iPhone 18 Pro Hadirkan Revolusi Kecerdasan dan Performa
Jumat, 11 September 2026, 22.38 WITA

iPhone Duo Hadirkan Revolusi Layar Lipat dengan Fitur Unggulan
Jumat, 11 September 2026, 22.38 WITA


