Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pesawat Kargo Melampaui Batas Landasan, Tewaskan Lima Orang di Miami

Kecelakaan pesawat kargo Amazon Prime Air 7598 di Bandara Internasional Miami menewaskan lima orang dan melukai lima lainnya, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah melampaui batas landasan pacu saat mendarat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 15.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pesawat Kargo Melampaui Batas Landasan, Tewaskan Lima Orang di Miami
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pesawat kargo dengan nomor penerbangan Prime Air 7598 mengalami kecelakaan saat melakukan proses pendaratan di Bandara Internasional Miami, Amerika Serikat, pada pukul 13.58 waktu setempat pada hari Minggu (6/9/2026). Insiden terjadi saat pesawat melampaui batas landasan pacu diagonal, menyebabkan tabrakan dengan kendaraan yang berada di area jalur taksi. Kejadian ini terjadi dalam kondisi cuaca yang terpantau stabil, namun belum diketahui penyebab pasti melampaui batas landasan.

Petugas darurat langsung merespons insiden tersebut dan mengevakuasi korban dari lokasi kejadian. Dari lima korban tewas, tiga di antaranya ditemukan dalam kondisi kritis, sementara dua lainnya mengalami luka serius akibat benturan dan kebakaran ringan yang terjadi setelah tabrakan. Semua korban yang terluka telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Pihak Amazon dan Departemen Penerbangan Miami-Dade telah mengonfirmasi kejadian tersebut secara resmi. Kedua lembaga menyatakan sedang bekerja sama dengan otoritas penerbangan sipil untuk menyelidiki penyebab kecelakaan. Sementara itu, seluruh area landasan pacu dan jalur penghubung di bandara langsung ditutup untuk memastikan keselamatan operasional dan memungkinkan tim investigasi melakukan pemeriksaan mendalam di lokasi kejadian.

Kecelakaan ini menimbulkan kekhawatiran atas keselamatan penerbangan komersial, khususnya pada operasi pesawat kargo yang sering kali dilakukan di jam-jam padat. Autoritas penerbangan setempat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menunggu informasi resmi dari otoritas terkait sebelum menarik kesimpulan. Investigasi masih berlangsung dan hasil akhir akan diserahkan dalam waktu dekat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya