Venezuela Perpanjang Kerja Sama Minyak dengan AS Selama 25 Tahun
Venezuela dan Amerika Serikat sepakati kerja sama minyak jangka panjang selama 25 tahun dengan target produksi harian di atas 1,5 juta barel.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 11.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Venezuela resmi menandatangani kesepakatan strategis dengan Amerika Serikat yang berlaku selama dua dasawarsa lima tahun, menandai langkah besar dalam pemulihan sektor energi nasional. Dalam pernyataan resmi, Presiden interim Delcy Rodriguez menyebut perjanjian ini sebagai tonggak sejarah bagi ekonomi negara yang telah terpuruk akibat sanksi internasional dan krisis energi. Fokus utama kerja sama adalah pengembangan delapan ladang minyak di Sabuk Minyak Orinoco, wilayah berpotensi besar yang mencakup lebih dari 55 ribu kilometer persegi di timur dan timur-tengah negara.
Dengan asumsi harga minyak sebesar 65 dolar AS per barel, proyek ini diproyeksikan menghasilkan pendapatan negara mencapai 209,335 miliar dolar AS selama periode berlaku. Sebanyak 19 dolar AS dari setiap barel yang diproduksi dan diekspor akan langsung masuk ke kas negara, sementara pemerintah menetapkan royalti minimal 16 persen dan pajak penghasilan sebesar 34 persen sebagai bagian dari kerangka regulasi. Tujuan utamanya adalah mempercepat pemulihan ekonomi melalui pendapatan sektor energi yang stabil dan terukur.
Pemerintah Venezuela menegaskan bahwa kesepakatan ini tidak mengorbankan kedaulatan atas sumber daya alam. Rodriguez menegaskan bahwa kepemilikan atas cadangan minyak tetap berada di tangan negara, sementara AS akan menyediakan modal, teknologi, dan kapasitas operasional untuk mempercepat produksi. Investasi dari sektor swasta global juga diproyeksikan mencapai hampir 100 miliar dolar AS, dengan rencana memperluas kemitraan ke perusahaan energi besar seperti Chevron, Repsol, Eni, Shell, dan BP.
Pihak AS menyambut perjanjian ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat keamanan energi global. Presiden AS Donald Trump menyebutnya sebagai "kesepakatan minyak terbesar dalam sejarah dunia", sementara Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyebutnya sebagai kemenangan bersama yang akan menekan harga bensin jangka panjang serta mendorong kemakmuran di kedua negara. Pemerintah Venezuela juga berkomitmen untuk menjaga transparansi dalam pelaporan investasi, produksi, penerimaan negara, dan kewajiban operator.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Prancis Catat Kematian Pertama Akibat Virus Shamonda pada Manusia
Prancis melaporkan kematian pertama manusia akibat infeksi virus Shamonda, yang menyerang pasien dengan imunodefisiensi berat, menjadi kasus global pertama tanpa risiko kesehatan umum saat ini.
25 Oktober 2026

Widodo AS: Pahlawan Transisi Demokrasi yang Tak Terlupakan
Mantan Panglima TNI Widodo Adi Sutjipto meninggal dunia pada usia 82 tahun, meninggalkan warisan penting dalam proses reformasi lembaga negara pasca-Orde Baru.
25 Oktober 2026

Tentara AS Didakwa Insider Trading Rp7,2 Miliar
Seorang tentara aktif AS didakwa menggunakan informasi rahasia militer untuk meraih keuntungan hingga Rp7,2 miliar dari pasar prediksi, terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.
25 Oktober 2026

Lutfi dan Dino Berbeda Sikap Soal Tekanan Singapura Terkait Pasar Saham dan Karhutla
Perbedaan pandangan muncul antara dua tokoh publik soal respons terhadap tekanan Singapura terkait klasifikasi pasar modal dan kebakaran hutan, dengan Lutfi menyoroti kepentingan ekonomi dan lingkungan, sementara Dino menekankan pentingnya diplomasi dan kerja sama regional.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Obama: Pemilu Sela adalah Batas Terakhir Menghentikan Kebodohan Politik
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.04 WITA

Serangan di Gereja Karak Tewaskan Sembilan Orang, Raja Yordania Tegaskan Tindakan Tegas
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.03 WITA

Obama Sindir Renovasi Gedung Putih, Sebut Mirip Restoran Mewah
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.03 WITA

12 Orang Terluka dalam Penembakan Dekat Stadion FAMU
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.03 WITA

Singapura Jamin Stabilitas Energi Meski RI Kurangi Ekspor Gas
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.03 WITA

Bantuan Presiden Rp1,24 Triliun Disalurkan untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.02 WITA

Bima Ayman Modjo Luncurkan Single Perdana "Rindu yang Lirih
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.02 WITA

Lula dan Bolsonaro Tutup Kampanye di Pantai Rio
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.01 WITA

