Warga DKI Diminta Tenang Hadapi Asap Karhutla
Pemprov DKI imbau masyarakat tetap tenang dan waspada terhadap asap karhutla yang masuk ke Jakarta, dengan langkah antisipasi seperti penggunaan masker dan pemantauan kualitas udara.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 15.21 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 18x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Wakil Gubernur DKI Jakarta menegaskan masyarakat tidak perlu panik menghadapi masuknya asap kebakaran hutan dan lahan ke wilayah ibu kota. Ia menekankan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi, termasuk penyemprotan air menggunakan teknologi water mist di sejumlah titik rawan. Upaya ini merupakan bagian dari respons menyeluruh terhadap potensi penurunan kualitas udara akibat asap dari sumber luar wilayah.
Dalam konferensi pers di Balai Kota, Rano Karno menekankan bahwa teknik penyemprotan air bukan satu-satunya solusi, melainkan bagian dari strategi pendekatan berlapis. Ia menyarankan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, terutama mereka yang rentan seperti lansia dan penderita penyakit pernapasan. Ia juga berbagi pengalaman pribadi, mengaku sempat mengalami gejala flu tetapi hasil tes swab negatif, sehingga menekankan pentingnya membedakan gejala flu biasa dengan infeksi virus.
Menurut data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), asap karhutla mulai terdeteksi di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat sejak Jumat (16/10), berasal dari kebakaran di wilayah Kalimantan. Meski sebaran asap terpantau melintas di lapisan atas atmosfer, BMKG tetap memantau perkembangannya untuk menilai dampak langsung terhadap konsentrasi polutan di permukaan tanah.
Pada Sabtu (17/10) pukul 10.00 WIB, konsentrasi partikulat halus PM2.5 di Kemayoran mencapai 72,2 mikrogram per meter kubik, berada dalam kategori tidak sehat. PM2.5, partikel berukuran maksimal 2,5 mikrometer, diukur melalui metode sinar beta dan menjadi indikator utama risiko kesehatan pernapasan. BMKG menyarankan masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker jenis KN95, KF94, atau N95 sebagai perlindungan tambahan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Gubernur Kalteng lakukan penanaman pohon di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan sebagai bagian dari rehabilitasi lingkungan dan ajakan bersama jaga kelestarian alam.
24 Oktober 2026

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman meninjau program BSPS di Cengkareng untuk memastikan bantuan bedah rumah sampai tepat sasaran kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
24 Oktober 2026

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

