Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di 10 Wilayah
BMKG peringatkan hujan sedang hingga sangat lebat serta angin kencang di 10 daerah, termasuk Sumatra Utara dan Sulawesi Selatan, pada 14 Oktober, meski sebagian besar wilayah masih dalam kondisi kering.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 15.24 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 33x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 13 hingga 15 Oktober, menyoroti potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat di sepuluh wilayah Indonesia pada hari ini, Rabu (14/10). Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Sumatra Utara, Aceh, Kepulauan Riau, Banten, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Selatan. Dari keseluruhan daerah tersebut, hanya Sumatra Utara yang masuk status Siaga akibat intensitas hujan yang diperkirakan sangat lebat.
Selain risiko hujan deras, BMKG juga memperingatkan angin kencang yang dapat terjadi di Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan. Meski tidak ada wilayah yang berstatus Awas atau menghadapi hujan ekstrem, masyarakat di daerah yang terancam harus tetap waspada terhadap dampak banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung. Prakiraan ini berdasarkan analisis perkembangan dinamika atmosfer dan pola sirkulasi udara regional.
Secara umum, kondisi musim di Indonesia hingga dasarian III September masih mendominasi fase relatif kering. Hanya sekitar 5,7 persen dari total 40 Zona Musim (ZOM) yang telah memasuki masa hujan. Curah hujan pada dasarian I hingga III Oktober 2026 diperkirakan berada pada kategori rendah hingga menengah, antara 0 hingga 150 milimeter per periode. Pada dasarian II Oktober, wilayah seperti sebagian Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan bagian tengah dan selatan, sebagian Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, serta sejumlah wilayah di Papua diproyeksikan mengalami curah hujan rendah, di bawah 50 milimeter.
Namun, keberadaan fenomena atmosfer seperti aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) di wilayah Sumatra selatan, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara, serta gelombang Rossby Ekuatorial dan Kelvin yang aktif di Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, dan Papua, menjadi pemicu potensi hujan lokal. Pertemuan dan perlambatan angin di sejumlah wilayah juga mendukung pembentukan awan hujan. Suhu muka laut yang hangat menambah supply uap air, memperkuat potensi hujan disertai petir dan angin kencang meski secara umum kondisi wilayah masih kering.
BMKG menegaskan bahwa meski dominan kering, kemungkinan hujan harian tetap terjadi akibat interaksi dinamika atmosfer skala pendek. Masyarakat di wilayah rawan diminta meningkatkan kewaspadaan, memantau perkembangan cuaca secara berkala, serta menghindari aktivitas di daerah terbuka saat kondisi cuaca memburuk. Peringatan ini menjadi dasar mitigasi dini terhadap bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi secara lokal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dorong transformasi madrasah menuju lingkungan belajar inklusif, aman secara digital, dan berkeadilan melalui kolaborasi semua pihak.
24 Oktober 2026
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Kontingen Sulawesi Utara keluar sebagai juara umum Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-60 Seri 2 tahun 2026, mengamankan Piala Presiden dalam perhelatan nasional.
24 Oktober 2026

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Studi menunjukkan bahwa kebahagiaan dapat dibangun melalui gaya hidup sehat, interaksi sosial, dan tujuan jangka panjang.
24 Oktober 2026

Pupuk Indonesia Dorong Ketahanan Pangan Lewat Irigasi Berkelanjutan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan sistem irigasi di lima daerah, termasuk Gunungkidul, untuk tingkatkan produktivitas pertanian di lahan tadah hujan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.10 WITA

