Yura Yunita Hadirkan "Pertiwi" untuk Suara yang Tak Berani Bersuara
Penyanyi Yura Yunita meluncurkan lagu baru berjudul "Pertiwi" sebagai refleksi atas keheningan yang melingkupi kebenaran dan harapan dalam masa sulit.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 14.45 WITA·👁 4 orang membaca· 0 hari ini · 16x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Lagu terbaru Yura Yunita, berjudul "Pertiwi", resmi dirilis dalam bentuk audio dan video musik secara serentak, menawarkan ruang refleksi mendalam bagi pendengar. Dalam pesan resmi yang disampaikan, ia mengajak pendengar mencari ketenangan sejenak, membiarkan lagu berbicara sendiri, lalu menyimak detik-detik hening setelahnya untuk mengamati apa yang muncul dalam pikiran dan perasaan. Setiap detik yang terasa sesak, menurutnya, adalah jejak dari pengalaman hidup yang tak bisa diabaikan.
Lirik yang dibuat oleh Donne Maula menggambarkan realitas sosial yang penuh ketegangan: kejujuran yang terpendam dalam sunyi, keberanian yang dipaksa diam, dan kebenaran yang diusir dari ruang publik. Namun, di tengah narasi yang kelam, terdapat pesan penyelamatan—bahwa "Pertiwi, masih berdiri, jaga harap di sisa nyali, percayalah kau tak sendiri. Dengarlah dia bernyanyi, itu suara kita yang menolak mati." Harapan itu tak datang dari kekuatan besar, melainkan dari kesadaran kolektif yang masih tersisa.
Arsitektur musik dirancang oleh Iwan Popo, yang menyajikan aransemen megah namun tak mengalahkan vokal Yura. Suara yang lembut dan sayup tetap menjadi pusat, diperkuat oleh alunan yang tidak berisik, memungkinkan setiap frasa terasa intim dan personal. Dengan begitu, pendengar tidak hanya mendengar lagu, tetapi merasakan setiap nada sebagai bagian dari pengalaman pribadi.
Video musik yang disutradarai Kathleen Malay dan dikoreografi Siko Setyanto dirancang tanpa penjelasan konsep terlebih dahulu. Yura sengaja membiarkan karya tersebut tetap terbuka, memungkinkan setiap penonton menemukan maknanya sendiri dalam konteks hidupnya masing-masing. Dengan begitu, "Pertiwi" bukan sekadar lagu, melainkan ruang dialog antara musik dan pengalaman manusia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Penonton Padati GBK Menyambut Konser Kanye West
Ribuan penonton memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno sebelum konser Kanye West, tampil kompak dengan merchandise khas berlogo bintang merah dan tulisan "YE LIVE AT GELORA BUNG KARNO 10.24.26".
24 Oktober 2026

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Empat event besar digelar serentak di kawasan GBK dan Senayan pada 24 Oktober, memicu rekayasa lalu lintas dan penyesuaian transportasi umum untuk hindari kemacetan parah.
24 Oktober 2026

Rekayasa Lalu Lintas Hadapi Konser Kanye West di GBK
Dishub DKI Jakarta menerapkan penyesuaian arus lalu lintas di sekitar GBK selama konser Kanye West, mulai malam hingga dini hari, dengan pengalihan rute dan layanan transportasi khusus.
24 Oktober 2026

Konser Kanye West di GBK Siap Digelar dengan Aturan Ketat
Konser Kanye West di Stadion Utama Gelora Bung Karno digelar pada 24 Oktober dengan jadwal masuk terpisah berdasarkan kategori tiket dan aturan ketat soal barang bawaan serta akses khusus.
23 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

