10.000 KTP Penerima Bansos Diduga Disalahgunakan untuk Aset dan Usaha
Lebih dari 10.000 KTP penerima bantuan sosial diperkirakan disalahgunakan untuk pembelian aset dan pendirian perusahaan, menurut pernyataan resmi Menteri Sosial.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 21.08 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 74x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan adanya praktik penyalahgunaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial untuk keperluan pribadi pihak lain. Ia menyebut bahwa KTP tersebut digunakan untuk membeli rumah, tanah, kendaraan bermotor, bahkan untuk mendirikan badan usaha. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran atas integritas program bantuan sosial yang dirancang untuk masyarakat rentan.
Pemerintah menegaskan bahwa setiap dugaan penyalahgunaan dapat dilaporkan melalui berbagai saluran resmi, termasuk layanan panggilan pusat dan platform digital perlindungan sosial. Langkah ini menjadi bagian dari upaya penguatan transparansi dan akuntabilitas dalam distribusi bantuan. Digitalisasi program bansos diharapkan mampu memperbaiki data penerima secara real time, sehingga meminimalisir risiko penyalahgunaan identitas.
Pada awal September 2026, jumlah KTP yang diduga disalahgunakan telah melampaui angka 10.000, berdasarkan proyeksi dari Menteri Sosial. Meski jumlah pastinya belum dapat dipastikan, kejadian ini menjadi peringatan serius terhadap keamanan data dan mekanisme verifikasi penerima bantuan. Beberapa kasus bahkan menunjukkan KTP digunakan untuk membuka rekening bank dan memperoleh kredit, yang berpotensi menggerus manfaat sosial yang seharusnya dinikmati oleh keluarga miskin.
Pemerintah menekankan bahwa pemanfaatan data sosial harus tetap mempertimbangkan perlindungan privasi dan keadilan. Dengan mendorong sistem digital yang lebih canggih, diharapkan dapat mengidentifikasi dan menekan praktik pencatatan identitas yang tidak sesuai. Tujuannya adalah memastikan bahwa bantuan sosial benar-benar sampai ke penerima yang berhak, tanpa terganggu oleh penyalahgunaan identitas oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

14 Lokasi Piknik Unik yang Menyuguhkan Sejarah dan Keindahan Tak Biasa
Berbagai tempat piknik di dunia menawarkan pengalaman berbeda, dari bekas tambang hingga reruntuhan kastel, dengan nuansa sejarah dan alam yang menarik.
24 Oktober 2026

16 Wilayah Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini
BMKG memperingatkan 16 wilayah di Indonesia berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat serta angin kencang, didorong dinamika atmosfer regional dan lokal pada Sabtu (24/10).
24 Oktober 2026

Musim Hujan 2026/2027 Tiba Lebih Lambat, BMKG Peringatkan Potensi Bencana
Prediksi BMKG menunjukkan musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia mulai mundur hingga November hingga Desember, dengan risiko banjir dan longsor meningkat di akhir tahun.
24 Oktober 2026

NASA Tancap Gas untuk Misi Pendaratan Manusia di Bulan 2028
NASA menegaskan komitmen mendaratkan astronot di permukaan bulan pada 2028 melalui misi Artemis IV, dengan dukungan SpaceX dan Blue Origin dalam pengembangan wahana pendaratan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

