10 Langkah Bijak Beli Mobil di GIIAS 2026
Calon pembeli mobil di GIIAS 2026 perlu mempertimbangkan kebutuhan, membandingkan promo, dan memastikan proses pembelian transparan untuk hindari risiko.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 22.15 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pameran otomotif GIIAS 2026 yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, mulai memasuki masa akhir dengan antusiasme tinggi dari pengunjung yang ingin mengeksplorasi kendaraan terbaru. Dengan lebih dari 65 merek global dan berbagai inovasi di bidang elektrifikasi, pameran ini menjadi ajang penting bagi konsumen yang mempertimbangkan pembelian mobil baru. Di tengah beragam promosi menarik, penting bagi calon pembeli untuk tetap objektif dan tidak tergoda hanya oleh penawaran singkat.
Sebelum menentukan pilihan, penting untuk memilih kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan harian, bukan hanya berdasarkan tampilan atau fitur populer. Pertimbangkan kapasitas penumpang, efisiensi konsumsi energi, ruang bagasi, serta biaya pemeliharaan jangka panjang. Evaluasi juga reputasi merek, jangkauan bengkel resmi, dan durasi garansi, termasuk garansi baterai bagi mobil listrik, sebagai bagian dari pertimbangan strategis.
Promo yang ditawarkan selama pameran harus dianalisis secara mendalam. Bandingkan antara diskon harga, cashback, subsidi uang muka, dan suku bunga kredit yang ditawarkan oleh berbagai lembaga pembiayaan. Lakukan simulasi kredit secara mandiri untuk mengetahui total biaya yang harus dibayar hingga akhir cicilan. Jangan lupa memanfaatkan test drive untuk menilai kenyamanan berkendara, respons mesin, dan fungsi fitur keselamatan seperti ADAS.
Proses pembelian harus dipahami secara menyeluruh, mulai dari pembayaran booking fee hingga pengiriman unit. Pastikan estimasi waktu pengiriman dicantumkan secara tertulis dalam Surat Pemesanan Kendaraan (SPK), serta konfirmasi bahwa varian, warna, dan spesifikasi yang dipesan benar-benar tersedia. Jangan lupa mengecek rincian harga OTR yang mencakup pajak, biaya administrasi, dan potensi pajak progresif untuk kendaraan kedua atau ketiga.
Seluruh bonus seperti kaca film, dashcam, atau charger portabel harus ditulis secara eksplisit dalam SPK untuk menghindari kekecewaan saat serah terima. Lakukan pemeriksaan menyeluruh saat mobil diterima, termasuk kondisi bodi, fungsi elektronik, dan kelengkapan standar seperti ban cadangan, APAR, dan toolkit. Terakhir, semua pembayaran harus dilakukan melalui rekening resmi dealer, dan simpan semua bukti transaksi sebagai arsip resmi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang menutupi kaca mobil berpotensi menyebabkan baret jika wiper digunakan secara salah, sebagaimana dijelaskan pakar otomotif ITB.
8 September 2026

Agustus 2026 Catat Rekor Penjualan Mobil Baru
Penjualan mobil baru di Indonesia mencapai rekor tertinggi sepanjang 2026, didorong lonjakan penjualan ritel dan momentum GIIAS yang sukses menarik minat konsumen.
8 September 2026

Penjualan Mobil Agustus 2026 Tembus Rekor 83 Ribu Unit
Penjualan mobil ritel di Agustus 2026 mencatat rekor tertinggi sepanjang tahun, melampaui angka 80 ribu unit, didorong oleh momentum GIIAS 2026 dan pertumbuhan tahunan signifikan.
8 September 2026

Pemerintah Siap Bangun Pabrik Motor Listrik Nasional
Pemerintah RI menegaskan komitmen membangun pabrik motor listrik sendiri melalui program MOLINAS demi percepatan industri hijau dan kemandirian teknologi nasional.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


