Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

100 Hari Penipuan dalam Bayang-Bayang Kolonial

Drama Korea terbaru menggambarkan perjuangan spionase dan cinta di tengah masa penjajahan Jepang, melalui penyamaran dua penerjemah di kantor pemerintahan kolonial.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 12.11 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 151x dibuka
100 Hari Penipuan dalam Bayang-Bayang Kolonial📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Drama serial terbaru yang tayang di platform streaming menghadirkan narasi kompleks tentang perlawanan kemerdekaan Korea di masa penjajahan Jepang. Cerita berpusat pada Lee Ga-kyung, seorang perempuan berbakat dalam seni menipu dan mencuri, yang hidup di Gyeongseong dengan mimpi melarikan diri ke Amerika Serikat. Keberuntungannya berubah ketika ia direkrut oleh Yoo So-ran, seorang pejuang kemerdekaan dari kelompok Gugukdan, untuk menjalani misi berisiko tinggi.

Dalam misi tersebut, Ga-kyung diminta menyamar sebagai calon penerjemah di kantor Pemerintah Jenderal Jepang di Chosen selama 100 hari. Ia harus mempertahankan identitas palsu di tengah lingkungan yang penuh pengawasan dan kecurigaan. Di sana, ia berhadapan dengan Kim Tae-woong, penerjemah multibahasa yang dikenal elit dan menjadi anak angkat Inspektur Jenderal Shinichi Sato, pejabat tinggi kolonial yang menjadi target utama gerakan perlawanan.

Kedekatan antara Ga-kyung dan Tae-woong perlahan berubah dari kecurigaan menjadi keterikatan emosional yang rumit. Keduanya terjebak dalam dinamika kesetiaan ganda, di mana setiap langkah mereka dipengaruhi oleh rahasia yang tersembunyi, ancaman dari pihak kolonial, dan tekanan moral dari perjuangan kemerdekaan. Kehadiran Yoo Philip, koresponden media asing yang memiliki hubungan erat dengan gerakan anti-Jepang, menambah lapisan ketegangan dalam alur cerita.

Dibintangi Kim You-jung dan Park Jin-young, serial ini dibuat oleh sutradara Yoo In-shik dengan naskah karya Ryu Bo-ri. Dengan 16 episode yang disiarkan setiap Sabtu dan Minggu sejak 10 Oktober, drama ini menggabungkan elemen spionase, drama romantis, dan sejarah politik dalam narasi yang intens dan penuh ketegangan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya