13,3 Juta Pekerja Dapat Bantuan Upah Rp900 Ribu di Akhir 2026
Pemerintah siap salurkan bantuan subsidi upah sebesar Rp900 ribu kepada 13,3 juta pekerja pada kuartal IV 2026, dengan rincian Rp300 ribu per bulan selama tiga bulan.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 12.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah menyiapkan penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) pada kuartal terakhir tahun 2026, yang ditargetkan menjangkau 13,3 juta pekerja. Setiap penerima akan menerima dana sebesar Rp300 ribu per bulan selama tiga bulan, sehingga total bantuan yang diberikan mencapai Rp900 ribu per individu. Anggaran yang dibutuhkan untuk program ini diperkirakan mencapai hampir Rp12 triliun, dan sedang dalam proses finalisasi peraturan teknis.
Kebijakan ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dalam pertemuan strategis bersama Presiden, yang membahas berbagai program dukungan sosial untuk menopang daya beli masyarakat. Pencairan BSU masih menunggu keluarnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) serta mekanisme operasional yang matang, dengan harapan bisa diumumkan dalam waktu dekat.
Selain BSU, pemerintah juga mempersiapkan program bantuan lainnya, termasuk pembukaan rekening tabungan bagi warga berusia di atas 17 tahun dari kelompok desil 1 hingga 4. Program pangan juga disiapkan, dengan alokasi 10 kilogram bahan pokok per keluarga selama tiga bulan, ditujukan kepada 33,2 juta keluarga penerima manfaat. Total anggaran untuk seluruh program bantuan yang dibahas diperkirakan mencapai sekitar Rp31 triliun, dengan peninjauan lebih lanjut oleh Kementerian Keuangan.
Pada tahun 2025, pemerintah telah menyalurkan BSU sebesar Rp600 ribu kepada 8,3 juta pekerja dari target 15 juta penerima, dengan syarat mencakup WNI, peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan hingga April 2025, penghasilan maksimal Rp3,5 juta per bulan, serta tidak termasuk ASN, TNI, Polri, atau penerima PKH. Penyaluran dilakukan melalui bank Himbara dan PT Pos Indonesia untuk pekerja tanpa rekening.
Program BSU tahun 2026 diproyeksikan sebagai bentuk respons terhadap tekanan ekonomi yang masih menghantui sebagian besar pekerja di sektor formal dan informal. Dengan struktur penyaluran yang telah teruji, pemerintah berharap bantuan ini dapat menopang daya beli dan memperkuat stabilitas sosial di akhir tahun anggaran.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

LEGO PlayStation 1 Rilis dengan 1.911 Keping, Rayakan Era Legendaris
Kolaborasi Sony dan LEGO hadirkan replika konsol PS1 versi rakitan berisi 1.911 keping, dirancang untuk memanjakan penggemar nostalgia dan kolektor di seluruh dunia.
2 Oktober 2026

13 Wilayah Diprediksi Alami Hujan Lebat Hari Ini
BMKG memperingatkan 13 wilayah di Indonesia berpotensi hujan sedang hingga sangat lebat, didorong dinamika atmosfer regional meski El Nino masih dominan.
2 Oktober 2026

Super El Nino Ancam Kemarau Lebih Panjang di Indonesia
Fenomena El Nino super kuat diproyeksikan memperpanjang musim kemarau hingga 2028, dengan ancaman panas ekstrem dan kebakaran hutan di Kalimantan dan Papua.
2 Oktober 2026

Robot Humanoid Digit 5 Siap Kerja 20 Jam Nonstop
Agility Robotics meluncurkan robot humanoid Digit 5 dengan kapasitas kerja hingga 20 jam sehari, didukung baterai canggih dan integrasi AI untuk kolaborasi aman di lingkungan produksi.
2 Oktober 2026
Berita Lainnya

Data Center Jatiluhur Dihentikan Sementara, Kajian Lingkungan Jadi Fokus
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.06 WITA

Qualcomm Soroti Keterbatasan Memori Global, Bukan Chip
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.06 WITA

Cara Mengembalikan Akses Akun Google dan Gmail
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.05 WITA

Suhu Naik, Pendapatan UMKM Menurun Drastis
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.05 WITA

Serangan Drone Houthi Timpa Pembangkit Listrik Madinah
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.05 WITA

TPK Hotel Turun Pasca Liburan, Bali Masih Unggul
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.04 WITA

Inflasi September 2026 Capai 3,28%, Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.04 WITA

Target Pajak 2027 Dijaga Lewat Disiplin Eksekusi
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.04 WITA

