13 BPR Resmi Dicabut Izin Operasinya hingga September 2026
Sebanyak 13 bank perkreditan rakyat di berbagai wilayah Indonesia kehilangan izin operasional hingga September 2026, dengan penjaminan dana nasabah oleh LPS ditegaskan tetap berlaku.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 12 September 2026, 15.35 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mencabut izin operasional 13 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) hingga bulan September 2026, termasuk satu institusi yang berlokasi di Cianjur yang menghentikan aktivitasnya pada 1 September. Pencabutan izin ini berdampak langsung pada penghentian seluruh kegiatan operasional, termasuk penutupan semua kantor cabang yang dimiliki oleh bank-bank tersebut.
Penyelesaian seluruh kewajiban, termasuk hak nasabah, kini ditangani oleh tim likuidasi yang dibentuk oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Direksi, dewan komisaris, dan pemegang saham dari bank-bank yang izinnya dicabut dilarang mengambil tindakan hukum terhadap aset atau kewajiban bank tanpa persetujuan tertulis dari LPS. Langkah ini dimaksudkan untuk menjamin kepatuhan dan transparansi dalam proses likuidasi.
Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu menegaskan bahwa seluruh dana nasabah yang masuk dalam skema penjaminan akan dikembalikan dalam waktu maksimal lima hari sejak pengambilalihan dan penetapan tim likuidasi. Dana yang dijamin mencakup pokok dan bunga hingga batas maksimal Rp2 miliar per nasabah. LPS telah menyiapkan data nasabah yang diperlukan untuk mempercepat proses pembayaran.
Untuk nasabah yang dana simpanannya melampaui batas penjaminan, proses pengembalian dana akan memakan waktu lebih lama, tergantung pada hasil likuidasi aset bank. Anggito menekankan bahwa keberhasilan penyelesaian tergantung pada tingkat pengembalian aset yang dapat direalisasikan dari proses likuidasi.
Berikut daftar 13 BPR yang izin operasionalnya dicabut hingga September 2026: PT BPR Suliki Gunung Mas (Sumatra Barat), PT BPR Prima Master Bank (Surabaya), Perumda BPR Bank Cirebon (Jawa Barat), PT BPR Kamadana (Bangli), PT BPR Koperindo Jaya (Jakarta Pusat), PT BPR Pembangunan Nagari (Agam), PT BPR Sungai Rumbai (Dharmasraya), PT BPR Ceper Permata Artha (Klaten), PT BPR Dwicahaya Nusaperkasa (Batu), PT BPR Mataram Mitra Manunggal (Yogyakarta), PT BPR Syariah Hasanah Mandiri (Depok), PT BPR Citra Bersada Abadi (Bekasi), serta PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Gaido Indonesia (Cianjur).
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Jakarta Diminta Evaluasi Kebutuhan Utang Sebelum Terbitkan Obligasi
Ekonom menekankan kewajiban persetujuan multi-instansi dan risiko gagal bayar sebelum DKI Jakarta menerbitkan obligasi daerah.
12 September 2026

Donasi Rp858 Miliar dari Investor Kripto untuk Partai Populis Inggris
Investor kripto Ben Delo menyerahkan donasi sebesar Rp858,6 miliar kepada Reform UK menjelang pemilu 2029, memecahkan rekor sumbangan politik di Inggris.
12 September 2026
Pria 36 Tahun Raih Rp151 Triliun dari Jualan Robot Otomatis
Seorang pria berusia 36 tahun sukses mengumpulkan kekayaan mencapai Rp151 triliun hanya dari penjualan robot otomatis dalam waktu singkat.
12 September 2026

Belanda Pindahkan Cadangan Emas 94 Ton untuk Kesiapsiagaan Krisis
Bank sentral Belanda memindahkan 94 ton emas dari Amerika Utara ke Inggris demi memperkuat respons cepat dalam kondisi darurat global.
12 September 2026
Berita Lainnya

Batasi Daya Baterai di Bawah 50% Saat Angkut Mobil Listrik via Kapal
Sabtu, 12 September 2026, 22.41 WITA

Uang Rp10 Miliar dari Sofa Penginapan Terancam Gulingkan Presiden Afrika Selatan
Sabtu, 12 September 2026, 22.41 WITA

Indonesia Perkuat Nelayan Skala Kecil Melalui Program Kampung Nelayan Merah Putih
Sabtu, 12 September 2026, 22.38 WITA

Harga BBM Non Subsidi Naik Per 1 September 2026
Sabtu, 12 September 2026, 22.38 WITA

<Kesalahan Strategis AS Pasca 9/11 Dibongkar Eks Diplomat>
Sabtu, 12 September 2026, 22.36 WITA

Polisi Thailand Bekuk Sindikat Obat Diet Ilegal Senilai Rp26,7 M
Sabtu, 12 September 2026, 22.36 WITA

Prabowo Hadiri KTT BRICS ke-18 di New Delhi
Sabtu, 12 September 2026, 22.35 WITA

Sinergi Bulog-TNI Percepat Penyaluran Bantuan Pangan Nasional
Sabtu, 12 September 2026, 22.31 WITA


