Indonesia Perkuat Nelayan Skala Kecil Melalui Program Kampung Nelayan Merah Putih
Indonesia menegaskan komitmen terhadap perikanan skala kecil dengan perkuatan kebijakan dan program nyata seperti KNMP di forum internasional FAO.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 12 September 2026, 22.38 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dalam forum Komite Perikanan FAO di Roma, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan bahwa Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar, berkomitmen penuh terhadap pengelolaan perikanan yang berkelanjutan. Komitmen ini diwujudkan melalui kebijakan strategis yang menekankan perlindungan laut, peningkatan ketahanan pangan, dan peningkatan kesejahteraan nelayan kecil—yang menjadi tulang punggung produksi perikanan nasional.
Sebanyak 90 persen nelayan di Indonesia beroperasi dalam skala kecil, sehingga penguatan sektor ini menjadi prioritas nasional. Upaya ini dipertegas melalui penyusunan Rencana Aksi Nasional Perikanan Skala Kecil (NPOA-SSF), sebagai implementasi pedoman sukarela FAO. Indonesia menjadi salah satu dari sedikit negara di Asia—bersama Filipina—yang telah menyelesaikan perencanaan aksi nasional ini, menunjukkan kesiapan dalam mendorong tata kelola perikanan yang inklusif dan berkelanjutan.
Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), yang telah dibangun di 100 desa pada 2025 dan ditargetkan menjangkau 5.000 desa hingga 2029. Program ini tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga meliputi penguatan lembaga nelayan, pendampingan koperasi, akses pasar, peningkatan kapasitas, serta perbaikan rantai nilai hasil tangkapan. Dengan pendekatan terpadu, KNMP menjadi model konkret dalam mewujudkan kebijakan nasional di tingkat masyarakat.
Trenggono menekankan bahwa keberhasilan kebijakan tidak cukup berhenti pada dokumen, tetapi harus dirasakan langsung oleh nelayan. Pengalaman Indonesia dalam menerapkan NPOA-SSF melalui KNMP dinilai relevan sebagai referensi global. Di forum COFI, ia juga menyambut positif agenda Transformasi Biru FAO, yang selaras dengan kebijakan Ekonomi Biru Indonesia dalam memadukan keberlanjutan lingkungan, ekonomi, dan kesejahteraan sosial.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Uang Rp10 Miliar dari Sofa Penginapan Terancam Gulingkan Presiden Afrika Selatan
Skandal pencurian uang tunai Rp10,18 miliar dari sofa penginapan milik Presiden Afrika Selatan memicu gelombang kritik dan upaya pemakzulan yang kini kembali bergulir di pengadilan.
12 September 2026

Harga BBM Non Subsidi Naik Per 1 September 2026
Harga beberapa jenis bahan bakar minyak non subsidi di seluruh SPBU di Indonesia mengalami kenaikan mulai 1 September 2026, dengan kenaikan tertinggi pada produk bensin RON 98 dan solar premium.
12 September 2026

Prabowo Hadiri KTT BRICS ke-18 di New Delhi
Presiden Prabowo Subianto tiba di New Delhi untuk menghadiri KTT BRICS ke-18, memperkuat posisi Indonesia sebagai anggota baru blok ekonomi global.
12 September 2026

Sinergi Bulog-TNI Percepat Penyaluran Bantuan Pangan Nasional
Kolaborasi strategis Bulog dan TNI diperkuat untuk menjamin distribusi bantuan pangan kepada 33,2 juta penerima manfaat secara cepat dan merata.
12 September 2026
Berita Lainnya

Batasi Daya Baterai di Bawah 50% Saat Angkut Mobil Listrik via Kapal
Sabtu, 12 September 2026, 22.41 WITA

Jakarta Diminta Evaluasi Kebutuhan Utang Sebelum Terbitkan Obligasi
Sabtu, 12 September 2026, 22.41 WITA

<Kesalahan Strategis AS Pasca 9/11 Dibongkar Eks Diplomat>
Sabtu, 12 September 2026, 22.36 WITA

Polisi Thailand Bekuk Sindikat Obat Diet Ilegal Senilai Rp26,7 M
Sabtu, 12 September 2026, 22.36 WITA

Donasi Rp858 Miliar dari Investor Kripto untuk Partai Populis Inggris
Sabtu, 12 September 2026, 22.35 WITA

Celine Dion Siap Hadirkan 26 Konser di Paris Setelah Pemulihan dari Penyakit Langka
Sabtu, 12 September 2026, 22.23 WITA

Dodhy Umumkan Bubar, Kangen Band Berakhir karena Kekerasan Internal
Sabtu, 12 September 2026, 22.22 WITA

Andika Mahesa Tunggu Penjelasan Resmi soal Pembubaran Kangen Band
Sabtu, 12 September 2026, 22.21 WITA


