Minggu, 13 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Takaran Kopi Ideal untuk Kendalikan Stres Terungkap

Studi menunjukkan 2–3 cangkir kopi per hari mampu menurunkan risiko stres dan gangguan mood, dengan kafein dan senyawa lainnya berperan penting.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 12 September 2026, 19.49 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
Takaran Kopi Ideal untuk Kendalikan Stres Terungkap📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa konsumsi kopi dalam jumlah tertentu dapat berkontribusi pada penurunan tingkat stres dan gangguan emosional. Ditemukan bahwa minum 2 hingga 3 cangkir kopi setiap hari dikaitkan dengan penurunan risiko depresi dan kecemasan. Temuan ini didukung oleh data yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah terkemuka, menekankan pentingnya keseimbangan dalam asupan kafein untuk kesehatan mental.

Ketika konsumsi kopi berada di bawah dua cangkir per hari, manfaat terhadap kesehatan mental tidak terlihat secara signifikan. Di sisi lain, melebihi tiga cangkir sehari justru berpotensi memicu peningkatan kecemasan serta gangguan tidur, yang dapat memperburuk kondisi psikologis. Hal ini menunjukkan bahwa efek kopi bersifat dosis terkait, dengan ambang optimal berada pada rentang moderat.

Menariknya, manfaat serupa juga diamati pada kopi tanpa kafein, yang menunjukkan bahwa faktor penurun stres mungkin berasal dari senyawa bioaktif atau antioksidan lain dalam biji kopi. Ini mengindikasikan bahwa komponen non-kafein dalam minuman tersebut turut berperan dalam mendukung keseimbangan emosional.

Namun, penelitian tetap mempertimbangkan keterbatasan, termasuk kemungkinan ketidakakuratan pelaporan jumlah konsumsi oleh partisipan. Selain itu, detail seperti metode penyeduhan, penggunaan tambahan seperti gula atau susu, serta waktu minum kopi tidak dicatat secara rinci—padahal ketiga aspek tersebut dapat memengaruhi respons tubuh.

Ahli gizi menyebut bahwa respons terhadap kopi sangat individual, tergantung pada toleransi pribadi terhadap kafein. Beberapa orang merasa lebih fokus dan tenang setelah dua cangkir, sementara yang lain bisa mengalami gejala gelisah meski hanya dengan satu cangkir. Oleh karena itu, penting untuk menyelaraskan konsumsi dengan kondisi tubuh dan pola hidup masing-masing.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya