Takaran Kopi Ideal untuk Kendalikan Stres Terungkap
Studi menunjukkan 2–3 cangkir kopi per hari mampu menurunkan risiko stres dan gangguan mood, dengan kafein dan senyawa lainnya berperan penting.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 12 September 2026, 19.49 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa konsumsi kopi dalam jumlah tertentu dapat berkontribusi pada penurunan tingkat stres dan gangguan emosional. Ditemukan bahwa minum 2 hingga 3 cangkir kopi setiap hari dikaitkan dengan penurunan risiko depresi dan kecemasan. Temuan ini didukung oleh data yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah terkemuka, menekankan pentingnya keseimbangan dalam asupan kafein untuk kesehatan mental.
Ketika konsumsi kopi berada di bawah dua cangkir per hari, manfaat terhadap kesehatan mental tidak terlihat secara signifikan. Di sisi lain, melebihi tiga cangkir sehari justru berpotensi memicu peningkatan kecemasan serta gangguan tidur, yang dapat memperburuk kondisi psikologis. Hal ini menunjukkan bahwa efek kopi bersifat dosis terkait, dengan ambang optimal berada pada rentang moderat.
Menariknya, manfaat serupa juga diamati pada kopi tanpa kafein, yang menunjukkan bahwa faktor penurun stres mungkin berasal dari senyawa bioaktif atau antioksidan lain dalam biji kopi. Ini mengindikasikan bahwa komponen non-kafein dalam minuman tersebut turut berperan dalam mendukung keseimbangan emosional.
Namun, penelitian tetap mempertimbangkan keterbatasan, termasuk kemungkinan ketidakakuratan pelaporan jumlah konsumsi oleh partisipan. Selain itu, detail seperti metode penyeduhan, penggunaan tambahan seperti gula atau susu, serta waktu minum kopi tidak dicatat secara rinci—padahal ketiga aspek tersebut dapat memengaruhi respons tubuh.
Ahli gizi menyebut bahwa respons terhadap kopi sangat individual, tergantung pada toleransi pribadi terhadap kafein. Beberapa orang merasa lebih fokus dan tenang setelah dua cangkir, sementara yang lain bisa mengalami gejala gelisah meski hanya dengan satu cangkir. Oleh karena itu, penting untuk menyelaraskan konsumsi dengan kondisi tubuh dan pola hidup masing-masing.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Rahasia Telur Orak-Arik Lembut ala Restoran
Telur orak-arik yang lembut dan creamy bisa dicapai dengan teknik khusus seperti pengocokan sempurna, penambahan susu, dan memasak dengan api kecil.
11 September 2026

Resep Sari Kacang Hijau Rumahan untuk Kesehatan dan Hemat
Minuman kacang hijau buatan sendiri menawarkan nutrisi tinggi tanpa bahan pengawet, mudah dibuat, dan bisa disesuaikan rasa serta kemanisannya.
11 September 2026

5 Tanda Makanan di Kulkas Sudah Rusak, Jangan Dikonsumsi Lagi
Makanan yang disimpan di kulkas tidak selalu aman, bahkan bisa berbahaya jika menunjukkan tanda kerusakan seperti bau asam, tekstur lengket, jamur, perubahan warna, atau wadah menggembung.
11 September 2026

Festival Kuliner Serpong Tonjolkan Warisan Rasa Sumatera
FKS 2026 menghadirkan 13 kuliner autentik dari Sumatera, menampilkan bakso Lampung dan teh talua Padang dengan cerita sejarah dan tradisi yang terjaga.
11 September 2026
Berita Lainnya

Batasi Daya Baterai di Bawah 50% Saat Angkut Mobil Listrik via Kapal
Sabtu, 12 September 2026, 22.41 WITA

Jakarta Diminta Evaluasi Kebutuhan Utang Sebelum Terbitkan Obligasi
Sabtu, 12 September 2026, 22.41 WITA

Uang Rp10 Miliar dari Sofa Penginapan Terancam Gulingkan Presiden Afrika Selatan
Sabtu, 12 September 2026, 22.41 WITA

Indonesia Perkuat Nelayan Skala Kecil Melalui Program Kampung Nelayan Merah Putih
Sabtu, 12 September 2026, 22.38 WITA

Harga BBM Non Subsidi Naik Per 1 September 2026
Sabtu, 12 September 2026, 22.38 WITA

<Kesalahan Strategis AS Pasca 9/11 Dibongkar Eks Diplomat>
Sabtu, 12 September 2026, 22.36 WITA

Polisi Thailand Bekuk Sindikat Obat Diet Ilegal Senilai Rp26,7 M
Sabtu, 12 September 2026, 22.36 WITA

Prabowo Hadiri KTT BRICS ke-18 di New Delhi
Sabtu, 12 September 2026, 22.35 WITA


