Kamis, 24 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

26.386 Personel Siaga Amankan Aksi Massa di Jakarta

Sebanyak 26.386 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan 99 kegiatan masyarakat, termasuk aksi demonstrasi dan kegiatan publik, di seluruh wilayah Jakarta pada 24 September.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 12.08 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
26.386 Personel Siaga Amankan Aksi Massa di Jakarta📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah dan aparat keamanan menyiagakan total 26.386 personel dari berbagai institusi untuk menjamin kelancaran dan ketertiban dalam pelaksanaan 99 kegiatan masyarakat di Jakarta pada hari Kamis, 24 September. Jumlah tersebut mencakup unsur kepolisian, TNI, Pemprov DKI Jakarta, serta petugas pengamanan DPR-MPR, yang tersebar di berbagai titik strategis sesuai rencana kegiatan.

Dari seluruh jumlah personel, sebanyak 4.020 ditempatkan untuk mengamankan aksi di kawasan Monas, sementara 4.051 personel disiagakan di sekitar Bundaran HI, Dukuh Atas, dan jalan Thamrin. Di depan Gedung DPR/MPR, sebanyak 3.633 personel diterjunkan untuk mengawal aksi gabungan mahasiswa, buruh, dan petani. Lokasi lain seperti TMII, Kementerian Pertanian, Danantara, Komnas HAM, serta Pengadilan Tinggi juga dipasangi pengamanan dengan jumlah personel yang disesuaikan dengan tingkat kerawanan.

Khusus untuk pengaturan lalu lintas, 2.055 personel polantas diterjunkan untuk mengantisipasi kemacetan akibat aksi massa. Petugas telah menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional, termasuk penutupan sementara jalur-jalur utama di sekitar titik-titik kumpul massa. Masyarakat yang melintas di area tersebut diimbau untuk memilih rute alternatif guna menghindari kemacetan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya menegaskan bahwa aksi demonstrasi tetap dijamin keberlangsungannya selama berlangsung secara tertib dan sesuai peraturan. Ia menyampaikan bahwa massa yang bergerak dari berbagai elemen, termasuk buruh, mahasiswa, dan masyarakat tani, diperkirakan mencapai 600 hingga 750 orang di area Bundaran HI dan DPR/MPR. Aksi rutin pada hari Kamis di Silang Monas dan sekitarnya juga tetap diizinkan, dengan tetap menjaga keamanan dan fasilitas publik.

Polri menegaskan kembali bahwa kehadiran aparat bukan untuk menghambat hak asasi warga, melainkan untuk menjamin penyampaian pendapat secara aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab. Semua pihak diminta untuk menjaga kerukunan, tidak melakukan tindakan anarkis, serta menghargai hak-hak bersama dalam konteks demokrasi yang sehat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya