China Tak Punya Pesawat Kepresidenan Khusus, Ini Fakta di Baliknya
China tidak memiliki pesawat kepresidenan tunggal seperti AS, melainkan memanfaatkan pesawat Air China yang dimodifikasi secara khusus untuk perjalanan Xi Jinping.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 12.12 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden China, Xi Jinping, tidak menggunakan pesawat khusus kepresidenan yang permanen saat melakukan perjalanan luar negeri. Sebaliknya, pemerintah memilih pesawat komersial milik Air China yang disesuaikan secara teknis dan keamanan untuk setiap kunjungan resmi. Pesawat yang dipakai sejak awal masa kepemimpinannya pada 2013 adalah Boeing 747-400, sementara dalam beberapa tahun terakhir beralih ke varian terbaru, Boeing 747-8 Intercontinental, yang merupakan satu-satunya versi penumpang terakhir dari keluarga 747 yang diproduksi.
Setiap kali digunakan untuk keperluan presiden, pesawat tersebut menjalani pemeriksaan mendalam oleh teknisi dari Divisi ke-34 Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat China. Modifikasi meliputi penggantian kursi dengan sofa dan tempat tidur, serta penyesuaian interior untuk memenuhi kebutuhan kerja dan istirahat kepala negara. Ruang dalam pesawat dibagi menjadi empat zona: bagian depan untuk Xi dan perwakilan utama, lalu ruang bagi menteri dan pejabat tinggi, diikuti area untuk pejabat tingkat biro, dan bagian belakang untuk media serta staf pendamping.
Alasan tak memiliki pesawat khusus secara permanen diungkapkan oleh Lu Peixin, mantan pejabat protokol Kementerian Luar Negeri China, yang menekankan pentingnya menghindari pemborosan dan menjaga keselamatan penerbangan. Menurutnya, menyimpan pesawat tunggal dalam waktu lama berisiko tinggi karena komponen bisa rusak atau tidak berfungsi optimal. Selain itu, penggunaan pesawat yang bisa digunakan secara umum lebih efisien dari segi pemanfaatan aset negara.
Berbeda dengan AS yang secara terbuka mengungkapkan detail Air Force One—termasuk nomor ekor, sejarah, dan fasilitas lengkap—China mempertahankan kerahasiaan tinggi terkait pesawat presiden. Media resmi hanya menyebutnya sebagai "pesawat khusus" tanpa menyebutkan tipe atau konfigurasi internal. Sementara itu, pesawat AS sendiri, seperti VC-25A dan VC-25B, dilengkapi sistem komunikasi aman, dapur ganda, ruang medis berfungsi sebagai ruang operasi, dan kemampuan pengisian bahan bakar di udara, serta dilengkapi simbol identitas negara secara eksplisit di bagian luar.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Presiden Suriah Tegaskan Kembali Kedaulatan atas Dataran Tinggi Golan di PBB
Presiden Ahmed Al Sharaa menegaskan di sidang PBB bahwa Dataran Tinggi Golan tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari wilayah Suriah dan setiap upaya pendudukan atau aneksasi ilegal akan ditolak.
24 September 2026

RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Sah Oktober 2026
Pemerintah dan DPR RI menargetkan pengesahan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan pada Oktober 2026 setelah proses pembahasan intensif melibatkan tujuh kementerian dan lembaga.
24 September 2026

Rektor UINSA Surabaya Diberhentikan Setelah Ajukan Mundur
Menteri Agama resmi memberhentikan Rektor UINSA Akhmad Muzakki berdasarkan surat pengunduran diri yang disampaikan setelah pelantikan periode kedua.
24 September 2026

26.386 Personel Siaga Amankan Aksi Massa di Jakarta
Sebanyak 26.386 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan 99 kegiatan masyarakat, termasuk aksi demonstrasi dan kegiatan publik, di seluruh wilayah Jakarta pada 24 September.
24 September 2026
Berita Lainnya

Inggris vs Argentina: Laga Final yang Terus Menggugah Rivalitas Dunia
Kamis, 24 September 2026, 12.16 WITA

Messi: Final Dunia Hasil Kerja Keras, Bukan Keberuntungan
Kamis, 24 September 2026, 12.16 WITA

14 Negara Tantang Kompetisi ASEAN Cup 2026
Kamis, 24 September 2026, 12.15 WITA

Indonesia Raih Perunggu Kedua di Kano Asian Games 2026
Kamis, 24 September 2026, 12.15 WITA

Indonesia Siap Hadapi China di Final Beregu Putra Asian Games 2026
Kamis, 24 September 2026, 12.15 WITA

Indonesia Raih Medali Perunggu Sepak Takraw di Asian Games 2026
Kamis, 24 September 2026, 12.15 WITA

Waspada Calo! Penumpang Kapal Penyeberangan Kendari-Bau-Bau Wajib Beli Tiket
Kamis, 24 September 2026, 12.15 WITA

Sayu Bella Raih Perunggu di Balap Sepeda Gunung
Kamis, 24 September 2026, 12.15 WITA

