Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

26 Orang Ditahan dalam Skandal Investasi Miliaran Dolar Turki

Polisi Turki menahan 26 orang, termasuk mantan pejabat Kemenkeu, dalam operasi terkait dugaan penipuan investasi yang merugikan 455 ribu investor.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 12.06 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
26 Orang Ditahan dalam Skandal Investasi Miliaran Dolar Turki📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Penyelidikan terhadap skandal dana investasi besar di Turki telah berjalan intensif, dengan pihak kepolisian menangkap 26 individu dalam satu hari, termasuk mantan birokrat dari Kementerian Keuangan dan eksekutif perusahaan manajemen aset. Operasi ini dilakukan sebagai respons atas dugaan manipulasi pasar yang telah menimbulkan kerugian signifikan bagi puluhan ribu investor ritel. Kasus ini kini menjadi sorotan publik setelah muncul sejak satu bulan terakhir dan menimbulkan kekhawatiran terhadap integritas sistem keuangan negara.

Menteri Keuangan Mehmet Simsek mengumumkan bahwa pihak berwenang telah mengidentifikasi semua pihak yang memperoleh keuntungan dari aktivitas ilegal tersebut. Ia menegaskan bahwa mereka yang meraih keuntungan lebih dari 10 juta lira (setara Rp3,63 miliar) akan diberi kesempatan untuk mengembalikan hasilnya secara sukarela. Jika tidak, proses hukum akan segera dilakukan melalui kementerian kehakiman. Pernyataan ini disampaikan sebagai langkah strategis untuk menekan para pelaku dan memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi keuangan.

Dari total 31 orang yang dikeluarkan surat perintah penangkapan, 26 telah berhasil diamankan, sementara lima lainnya masih dalam pengejaran. Salah satu tersangka yang masih buron adalah Nusret Altinbas, pemilik konglomerat Altinbas Holdings. Saudaranya telah ditahan, dan aset keluarganya telah dibekukan oleh otoritas hukum. Kementerian Kehakiman mencatat hingga 4 Oktober, 85 orang telah ditahan sambil menunggu persidangan, meski belum disebutkan secara rinci tuduhan spesifik yang menjerat mereka.

Operasi pembersihan ini tidak hanya menargetkan pelaku langsung, tetapi juga menjangkau institusi pengawas. Kepala regulator pasar modal, SPK, dipecat secara mengejutkan hanya lima bulan setelah menjabat, menyusul penyelidikan terhadap pendahulunya. Dalam waktu dekat, Wakil Menteri Keuangan Osman Celik juga mengundurkan diri, dua minggu setelah menantunya ditahan dalam kasus serupa. Langkah-langkah ini menunjukkan eskalasi tajam dalam penegakan hukum terhadap praktik korupsi dan manipulasi pasar yang melibatkan tokoh-tokoh penting.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya