3 Kebiasaan Pagi Tanpa Kopi untuk Energi Maksimal
Mengatasi rasa lesu pagi hari tak selalu butuh kopi—cukup sarapan protein, minum air teratur, dan paparan cahaya alami.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 17.34 WITA·👁 7 orang membaca· 0 hari ini · 24x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Ketika bangun tidur, banyak orang langsung mengandalkan kopi untuk membantu tubuh bangkit dari kantuk. Namun, efek stimulan dari kafein bersifat sementara dan justru bisa memicu kelelahan setelahnya. Ahli gizi dari Taiwan, Gao Minmin, menekankan bahwa rasa lelah yang berulang bukan selalu tanda kekurangan kafein, melainkan indikasi kebutuhan dasar tubuh seperti nutrisi, cairan, dan cahaya alami belum terpenuhi secara optimal.
Penggantian kopi dengan sarapan bergizi, khususnya yang kaya protein, dapat menjadi langkah awal yang efektif. Makanan seperti telur rebus, telur teh, susu kedelai tanpa gula, atau yoghurt Yunani membantu menjaga stabilitas gula darah karena proses pencernaan yang lebih lambat. Hal ini mencegah lonjakan dan penurunan energi yang tiba-tiba, sehingga konsentrasi tetap terjaga hingga siang hari. Porsi tidak harus besar, yang penting ada asupan protein sebagai bekal aktivitas.
Dehidrasi ringan juga sering disalahartikan sebagai kelelahan akibat kurang tidur atau beban kerja. Otak yang terdiri dari sebagian besar air sangat bergantung pada keseimbangan cairan untuk berfungsi optimal. Rasa lesu, sulit berkonsentrasi, bahkan penurunan reaksi bisa muncul hanya karena tubuh kekurangan air. Maka dari itu, minum air secara rutin sepanjang hari—bukan menunggu sampai haus—dapat mendukung fungsi kognitif dan kewaspadaan. Studi tahun 2021 menunjukkan bahwa tidak minum selama 12 jam berdampak negatif pada konsentrasi dan kecepatan respons.
Selain makanan dan cairan, paparan cahaya pagi menjadi faktor penting lainnya. Menyibukkan diri dengan ponsel segera setelah bangun justru mengganggu ritme sirkadian tubuh. Sebaliknya, membuka tirai, berjalan ringan di luar ruangan, atau sekadar duduk menikmati udara pagi membantu tubuh mengenali bahwa hari telah dimulai. Cahaya alami merangsang penghentian produksi melatonin, hormon yang menyebabkan kantuk, sehingga tubuh secara alami menjadi lebih waspada.
Dengan konsistensi dalam tiga kebiasaan ini—sarapan protein, asupan air teratur, dan paparan cahaya pagi—tubuh dapat membangun fondasi energi yang lebih stabil dan berkelanjutan. Bukan hanya menghindari ketergantungan kafein, tetapi juga meningkatkan kualitas kinerja fisik dan mental sepanjang hari.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

14 Siswi SMP Tangsel Diduga Dicoklati Minuman Berbahaya
Polisi bergerak cepat menangani dugaan perundungan dan pemerasan terhadap 14 siswi SMP Negeri 10 Tangsel, termasuk kasus paksa minum racikan yang menyebabkan tiga korban dirawat.
24 Oktober 2026

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Festival Jajanan Bango 2026 digelar di Hutan Kota GBK Jakarta, menampilkan lebih dari 50 pelaku UMKM kuliner untuk memperluas akses pasar dan memperkuat ekosistem kreatif generasi muda.
24 Oktober 2026

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Kreator makanan Nex Carlos menikmati beragam sajian unik dari Festival Jajanan Bango 2026, menyoroti keberhasilan paduan rasa lokal dan global dalam kreasi kuliner modern.
24 Oktober 2026

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Nilai ekspor kecap asal Indonesia mencapai 18,81 juta dolar AS pada periode Januari hingga Agustus 2026, menunjukkan pertumbuhan signifikan di pasar global.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.24 WITA

