Pemerintah Tunda Penerapan Cukai Minuman Berpemanis
Pemerintah belum mengeksekusi cukai minuman berpemanis dalam kemasan meski target pendapatan Rp7,6 triliun ditetapkan untuk APBN 2026.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 11.35 WITA·👁 9 orang membaca· 0 hari ini · 27x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Penerapan cukai atas minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) hingga kini belum dilaksanakan, meskipun telah dimasukkan dalam rencana anggaran negara 2026 dengan target penerimaan sebesar Rp7,6 triliun dan diperkirakan turun menjadi Rp1,6 triliun pada 2027. Keterlambatan ini disebabkan belum adanya instruksi langsung dari Menteri Keuangan, yang menunggu evaluasi menyeluruh terkait dampak sosial dan ekonomi dari kebijakan tersebut.
Plt. Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan menyatakan bahwa penerapan cukai MBDK masih menunggu arahan resmi dari pimpinan kementerian. Ia menekankan bahwa kebijakan ini berkaitan erat dengan kandungan gula, garam, dan lemak dalam produk yang diatur, sehingga perlu pendekatan yang hati-hati dan berbasis data.
Kementerian Keuangan, bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, sedang melakukan kajian mendalam mengenai kondisi pasar dan perilaku konsumsi masyarakat. Tujuannya adalah memastikan bahwa implementasi cukai tidak menimbulkan dampak negatif terhadap aktivitas ekonomi, terutama di sektor usaha mikro dan menengah yang bergantung pada produk tersebut.
Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ini bukan hanya untuk menambah penerimaan negara, tetapi juga sebagai upaya strategis dalam menekan konsumsi gula secara nasional demi kesehatan masyarakat. Namun, pelaksanaannya tetap menunggu kepastian ekonomi, termasuk pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan harus berada di atas 6% sebelum cukai baru diterapkan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

14 Siswi SMP Tangsel Diduga Dicoklati Minuman Berbahaya
Polisi bergerak cepat menangani dugaan perundungan dan pemerasan terhadap 14 siswi SMP Negeri 10 Tangsel, termasuk kasus paksa minum racikan yang menyebabkan tiga korban dirawat.
24 Oktober 2026

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Festival Jajanan Bango 2026 digelar di Hutan Kota GBK Jakarta, menampilkan lebih dari 50 pelaku UMKM kuliner untuk memperluas akses pasar dan memperkuat ekosistem kreatif generasi muda.
24 Oktober 2026

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Kreator makanan Nex Carlos menikmati beragam sajian unik dari Festival Jajanan Bango 2026, menyoroti keberhasilan paduan rasa lokal dan global dalam kreasi kuliner modern.
24 Oktober 2026

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Nilai ekspor kecap asal Indonesia mencapai 18,81 juta dolar AS pada periode Januari hingga Agustus 2026, menunjukkan pertumbuhan signifikan di pasar global.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.24 WITA

