Rosella, Minuman Herbal dengan Potensi Kesehatan Teruji
Teh rosella diketahui memiliki manfaat kesehatan melalui senyawa bioaktif yang mampu menurunkan tekanan darah dan mendukung keseimbangan metabolik secara alami.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 11.38 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Teh rosella, yang dibuat dari kelopak bunga Hibiscus sabdariffa, kini mendapatkan perhatian luas karena kandungan senyawa aktif seperti polifenol dan antosianin. Penelitian klinis menunjukkan bahwa konsumsi rutin minuman ini berpotensi menurunkan tekanan darah sistolik, terutama pada individu dengan tekanan darah tinggi sejak awal. Efek ini diperkuat oleh meta-analisis terhadap 17 studi yang menunjukkan hasil signifikan dibandingkan kelompok plasebo.
Selain menunjang kesehatan sirkulasi darah, rosella juga berperan dalam menjaga keseimbangan faktor risiko kardiovaskular. Kandungan antioksidannya membantu mengurangi stres oksidatif, yang berkontribusi pada pencegahan kerusakan sel. Namun, hasil penelitian menekankan bahwa manfaat ini tidak serta-merta berarti mencegah penyakit secara keseluruhan, melainkan sebagai bagian dari gaya hidup sehat yang utuh.
Studi terhadap kadar gula darah puasa juga mengungkapkan penurunan signifikan setelah konsumsi teh rosella, berdasarkan analisis terhadap tujuh uji klinis dengan 362 peserta. Di sisi lain, penelitian menunjukkan adanya penurunan kadar kolesterol LDL, meskipun dampak terhadap kolesterol total dan HDL tidak konsisten. Ini menunjukkan potensi rosella dalam mendukung kesehatan sistem peredaran darah, namun perlu penelitian lebih lanjut untuk menentukan dosis optimal dan durasi konsumsi.
Sebagai minuman tanpa kafein, rosella menjadi alternatif menarik bagi mereka yang menghindari stimulan. Rasanya asam dan dapat dinikmati dalam suhu hangat atau dingin, cocok untuk dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang. Namun, penting untuk membatasi tambahan gula agar tidak mengurangi manfaat kesehatan yang diharapkan.
Penting ditegaskan bahwa teh rosella bukan pengganti pengobatan medis. Bagi penderita hipertensi, diabetes, atau penyakit jantung, konsultasi dengan tenaga kesehatan wajib dilakukan sebelum mengonsumsi secara rutin, terutama jika sedang menjalani terapi obat. Interaksi antara senyawa rosella dan obat hipotensi dapat memperbesar efek penurunan tekanan darah.
Dengan semua potensinya, rosella tetap harus ditempatkan sebagai pendukung gaya hidup sehat, bukan solusi utama. Kesehatan optimal tetap bergantung pada asupan bergizi, aktivitas fisik, istirahat cukup, dan pemeriksaan rutin.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Minuman Bantu Legakan Tenggorokan Usai Terpapar Abu Vulkanik
Konsumsi air putih, air hangat, dan minuman alami seperti jahe madu dapat meredakan iritasi tenggorokan akibat paparan abu vulkanik, meski tak mampu membersihkan partikel dari paru-paru.
8 September 2026

Pemerintah Tunda Penerapan Cukai Minuman Berpemanis
Pemerintah belum mengeksekusi cukai minuman berpemanis dalam kemasan meski target pendapatan Rp7,6 triliun ditetapkan untuk APBN 2026.
7 September 2026

Pertamina Ajak Masyarakat Berbagi Makanan di Hari Pelanggan
Pertamina Patra Niaga bagikan 8.100 porsi makanan gratis di delapan kota, melalui kegiatan memasak bersama dan berbagi di SPBU serta lembaga sosial.
7 September 2026

Jakarta Dukung Jadi Pusat Industri Kopi Nasional
Gubernur DKI Jakarta menegaskan komitmen memperkuat Jakarta sebagai pusat ekosistem kopi nasional melalui dukungan infrastruktur, kolaborasi, dan perhelatan internasional sebelum 2030.
5 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


