378 Personel TNI-Polri Dikerahkan untuk Antisipasi Karhutla di Pamekasan
Pemkab Pamekasan mengerahkan 378 personel TNI dan Polri untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan di 13 kecamatan seiring memasuki musim kemarau.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 21.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemerintah Kabupaten Pamekasan telah menyiagakan sebanyak 378 personel TNI dan Polri untuk memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya. Aksi ini dilakukan menyusul meningkatnya risiko kebakaran akibat kondisi cuaca kering yang berlangsung sejak awal musim kemarau. Seluruh personel ditempatkan sesuai lokasi tugas mereka, mulai dari tingkat desa hingga kelurahan, di seluruh 13 kecamatan yang ada di wilayah kabupaten tersebut.
Koordinasi intensif dilakukan antara pemerintah daerah dengan satuan TNI dan Polri untuk memastikan penanganan dini terhadap potensi kebakaran. Sekretaris Daerah Pemkab Pamekasan, Taufikurrachman, menegaskan bahwa peran Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas menjadi kunci dalam penyebaran informasi dan pemantauan aktivitas di lapangan. Kedua aparatur ini memiliki jaringan yang meluas hingga tingkat bawah, sehingga sangat efektif dalam deteksi dini dan pencegahan kebakaran.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), selama musim kemarau ini telah terjadi 37 kejadian kebakaran hutan dan lahan di enam kecamatan. Kebakaran tersebut terjadi di 18 desa, dengan titik terbanyak tercatat di Kecamatan Kota Pamekasan. Angka ini menjadi peringatan bagi seluruh elemen pemerintah dan masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan keterlibatan aktif dalam upaya pencegahan.
Upaya bersama ini juga melibatkan tim pemadam kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), dan instansi terkait lainnya. Tujuan utamanya adalah mencegah terulangnya kejadian serupa dan melindungi ekosistem, kesehatan masyarakat, serta menekan dampak lingkungan yang dapat merugikan secara luas. Dengan keterlibatan lintas sektor dan peran strategis TNI-Polri, diharapkan kondisi kebakaran dapat ditekan hingga akhir musim kemarau.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Lula Menang Pemilu Brasil, Cetak Sejarah Kedua Kali Dalam Sejarah
Luiz Inácio Lula da Silva terpilih kembali sebagai presiden Brasil dengan perolehan 51,79% suara, mencatatkan sejarah sebagai pemimpin pertama yang menang dalam pemilu putaran kedua setelah finis kedua di putaran pertama.
26 Oktober 2026

Pertama Kali iOS Berhasil Dioperasikan di Ponsel Android
Para pengembang independen berhasil menjalankan iOS 16 di perangkat Android, membuka jalan eksperimen teknis lintas ekosistem tanpa dukungan resmi dari Apple.
26 Oktober 2026

Pupuk Indonesia Perkuat Irigasi di 5 Wilayah, Dorong Ketahanan Pangan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan infrastruktur irigasi di lima daerah untuk tingkatkan akses air bagi petani lahan tadah hujan.
26 Oktober 2026

Indonesia Butuh Lebih Banyak Penulis Naskah Film Profesional
Ketua BPI ungkap industri film lokal kekurangan talenta, terutama penulis naskah, meski lulusan perfilman jumlahnya melimpah namun hanya sedikit yang masuk ke industri.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

BUMI Perkuat Posisi di Sektor Pertambangan Global
Senin, 26 Oktober 2026, 15.48 WITA

BI Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Volatilitas Pasar
Senin, 26 Oktober 2026, 15.48 WITA

InJourney Airports Turunkan Tarif Bandara 50% untuk Libur Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026, 15.48 WITA

Waspada Modus Penipuan BSU Incar Data Pribadi
Senin, 26 Oktober 2026, 15.48 WITA

Indonesia Alihkan Pasokan Gas ke Dalam Negeri
Senin, 26 Oktober 2026, 15.48 WITA

OJK Respons Usulan Rating Pasar Modal Mandiri
Senin, 26 Oktober 2026, 15.47 WITA

BEI Perluas Komite HSC Dorong Tata Kelola Lebih Baik
Senin, 26 Oktober 2026, 15.47 WITA

Ekspor Perdana Terasi Udang Rebon Asahan ke Thailand Sukses
Senin, 26 Oktober 2026, 15.47 WITA

