Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

378 Personel TNI-Polri Dikerahkan untuk Antisipasi Karhutla di Pamekasan

Pemkab Pamekasan mengerahkan 378 personel TNI dan Polri untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan di 13 kecamatan seiring memasuki musim kemarau.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 21.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
378 Personel TNI-Polri Dikerahkan untuk Antisipasi Karhutla di Pamekasan
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Kabupaten Pamekasan telah menyiagakan sebanyak 378 personel TNI dan Polri untuk memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya. Aksi ini dilakukan menyusul meningkatnya risiko kebakaran akibat kondisi cuaca kering yang berlangsung sejak awal musim kemarau. Seluruh personel ditempatkan sesuai lokasi tugas mereka, mulai dari tingkat desa hingga kelurahan, di seluruh 13 kecamatan yang ada di wilayah kabupaten tersebut.

Koordinasi intensif dilakukan antara pemerintah daerah dengan satuan TNI dan Polri untuk memastikan penanganan dini terhadap potensi kebakaran. Sekretaris Daerah Pemkab Pamekasan, Taufikurrachman, menegaskan bahwa peran Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas menjadi kunci dalam penyebaran informasi dan pemantauan aktivitas di lapangan. Kedua aparatur ini memiliki jaringan yang meluas hingga tingkat bawah, sehingga sangat efektif dalam deteksi dini dan pencegahan kebakaran.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), selama musim kemarau ini telah terjadi 37 kejadian kebakaran hutan dan lahan di enam kecamatan. Kebakaran tersebut terjadi di 18 desa, dengan titik terbanyak tercatat di Kecamatan Kota Pamekasan. Angka ini menjadi peringatan bagi seluruh elemen pemerintah dan masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan keterlibatan aktif dalam upaya pencegahan.

Upaya bersama ini juga melibatkan tim pemadam kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), dan instansi terkait lainnya. Tujuan utamanya adalah mencegah terulangnya kejadian serupa dan melindungi ekosistem, kesehatan masyarakat, serta menekan dampak lingkungan yang dapat merugikan secara luas. Dengan keterlibatan lintas sektor dan peran strategis TNI-Polri, diharapkan kondisi kebakaran dapat ditekan hingga akhir musim kemarau.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya