512 Orang Terdampak Keracunan Makanan di SPPG Sidoarjo
Badan Gizi Nasional mengonfirmasi 512 orang terdampak keracunan akibat makanan dari SPPG Tanggulangin, dengan 80 orang masih dirawat dan 120 lainnya dalam observasi.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 19.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Badan Gizi Nasional (BGN) mengonfirmasi adanya lonjakan kasus keracunan setelah ratusan individu, terutama santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam di Tanggulangin, Sidoarjo, mengonsumsi makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berdasarkan hasil pendataan sementara, tercatat 512 orang mengalami dampak kesehatan akibat konsumsi makanan tersebut. Dari jumlah itu, 80 orang masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara 312 lainnya telah dinyatakan pulih dan diperbolehkan pulang.
BGN menegaskan bahwa investigasi sedang berlangsung bersama dinas kesehatan daerah untuk mengidentifikasi penyebab pasti keracunan. Hasil temuan akan dipublikasikan secara transparan setelah proses penelitian selesai. Selain itu, BGN telah melakukan komunikasi intensif dengan pemerintah kabupaten dan pihak pengelola pondok pesantren untuk memastikan penanganan medis yang optimal serta mencegah penyebaran lebih lanjut.
Sebagai tindakan pengamanan, BGN menerapkan suspensi berat terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah selama 30 hari. Langkah ini disertai rekomendasi pencopotan kepala SPPG yang bersangkutan. Keputusan ini diambil untuk menjamin kepatuhan terhadap standar keamanan pangan dan mencegah kejadian serupa di masa depan.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Bupati Subandi menyatakan bahwa semua pasien telah ditangani dengan baik di tiga rumah sakit rujukan. Kondisi kesehatan pasien secara umum membaik, dengan gejala utama yang tersisa hanya diare ringan. Ia juga menegaskan bahwa 31 dari 170 SPPG di wilayahnya belum memiliki izin operasional dan telah diminta berhenti sementara.
Kepada para wali santri, pemerintah mengimbau untuk tetap tenang. Semua pasien akan dipulangkan hanya setelah proses perawatan selesai dan kondisi kesehatan benar-benar stabil. Penekanan diberikan pada pentingnya pengawasan ketat terhadap semua unit penyedia makanan program pangan nasional agar kejadian serupa tidak terulang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PMI Manufaktur RI Masih di Zona Kontraksi
Aktivitas industri manufaktur Indonesia mengalami penurunan pada Agustus 2026, tercatat di level 49,8, menunjukkan penurunan aktivitas produksi.
9 September 2026

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026
Berita Lainnya

Anak Rentan Iritasi Paru Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.47 WITA

Wisata Bromo Tetap Beroperasi, Syuting Dibekukan Sementara
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Langkah Alami Atasi Tenggorokan Gatal Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Makanan Alami Bantu Atasi Lendir di Tenggorokan Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Motor Agustus 2026 Turun Signifikan
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Mobil Nasional Agustus 2026 Tumbuh, Toyota Puncaki Peringkat
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Harga Apple Naik Akibat Kelangkaan Chip, Penjualan Tetap Stabil
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Penjualan Mobil Capai Rekor Tertinggi, BYD Masuk Lima Besar
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA


