Pemkot Kendari Tuntaskan Pembangunan Jembatan Wawo
Pemerintah Kota Kendari resmi menyelesaikan pembangunan Jembatan Wawo dengan total anggaran Rp14,2 miliar, menandai peningkatan aksesibilitas di wilayah perbatasan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA·👁 5 orang membaca· 0 hari ini · 21x dibuka
📷 BahdinKendari, ıNarasikita - Pemerintah Kota Kendari secara resmi menyelesaikan proyek pembangunan Jembatan Wawo, yang menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah di kawasan perbatasan Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan. Proyek yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp14,2 miliar ini telah selesai dalam waktu kurang dari dua tahun sejak dimulai, menunjukkan komitmen nyata dalam memperbaiki infrastruktur dasar. Jembatan ini kini menjadi akses utama bagi masyarakat sekitar, mengurangi ketergantungan pada rute yang lebih jauh dan berpotensi terkendala cuaca.
Dengan panjang 185 meter dan lebar 7 meter, jembatan ini mampu menampung kendaraan roda empat serta sepeda motor secara bersamaan, mempercepat mobilitas warga dan mendukung distribusi logistik. Kepala Dinas PUPR Kota Kendari menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini bukan hanya soal fisik, tetapi juga bagian dari upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah terpencil. Ia menyampaikan bahwa proyek ini telah melewati seluruh tahap evaluasi kualitas dan keselamatan, termasuk uji beban sebelum diresmikan.
Pemerintah kota menyatakan bahwa jembatan ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi lokal, mempermudah akses ke pasar, sekolah, dan fasilitas kesehatan. Banyak warga setempat menyambut positif keberadaan jembatan ini, terutama para pedagang dan petani yang sebelumnya kesulitan membawa hasil bumi ke pasar utama. Dengan terhubungnya dua wilayah, diharapkan terjadi peningkatan aktivitas ekonomi dan pelayanan publik yang lebih merata.
Tahapan berikutnya, pemerintah akan melakukan pemantauan rutin terhadap kondisi jembatan serta menyiapkan rencana pemeliharaan jangka panjang. Proyek ini juga menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah kota dan pemerintah kabupaten dalam menyelesaikan permasalahan infrastruktur bersama. Dengan selesainya pembangunan, diharapkan masyarakat dapat menikmati manfaat langsung dari upaya pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

OJK Dorong Digitalisasi Pembiayaan UMKM dan Pertanian Sultra
OJK mempercepat transformasi digital pembiayaan sektor UMKM dan pertanian di Sultra untuk tingkatkan kontribusi ekonomi daerah terhadap nasional.
25 Oktober 2026

Aliansi Masyarakat Amberi Desak RDP Terbuka Soal PLTD Lambuya
Masyarakat Ring 1 Desa Amberi menolak kehadiran PLTD Lambuya dan mendesak DPRD Konawe gelar RDP terbuka untuk klarifikasi perizinan, dampak lingkungan, serta penggunaan dana CSR.
25 Oktober 2026

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Gelaran Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Kendari berhasil tingkatkan inklusi keuangan Sultra menjadi 85,52 persen dari 83 persen tahun sebelumnya.
24 Oktober 2026

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Seorang ibu dari Sulawesi Tenggara berusia 55 tahun mendampingi dua anaknya yang lulusan sarjana mencari pekerjaan melalui job fair di Jakarta, mengungkap kesulitan pasar kerja modern yang ketat meski kualifikasi tinggi.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

MHTG Tuntaskan Topping Off, Siapkan Pusat Kanker Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Diskon Hingga Jutaan Rupiah untuk Mesin Cuci dan Kulkas di Transmart
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Gandrung Sewu 2026 Tampilkan Tradisi Bercahaya di Malam Hari
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.43 WITA

Moto3 Australia 2026 Batal, Veda Ega Kecewa, Danish Dapat Keuntungan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Klasemen MotoGP 2026 Stabil Usai Australia Batal Digelar
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Topan Champi Ancam Taiwan dan Jepang, Ratusan Penerbangan Dibatalkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Demonstrasi Massal Prancis Tertahan, Ratusan Ribu Jatuhkan Kritik pada Kebijakan Pemerintah
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.31 WITA

Singapura Pertahankan Komitmen Kontrak Meski Ekspor Gas Dipangkas
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.30 WITA

