Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemkot Kendari Tuntaskan Pembangunan Jembatan Wawo

Pemerintah Kota Kendari resmi menyelesaikan pembangunan Jembatan Wawo dengan total anggaran Rp14,2 miliar, menandai peningkatan aksesibilitas di wilayah perbatasan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pemkot Kendari Tuntaskan Pembangunan Jembatan Wawo
Foto: Foto: Bahdin

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Kota Kendari secara resmi menyelesaikan proyek pembangunan Jembatan Wawo, yang menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah di kawasan perbatasan Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan. Proyek yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp14,2 miliar ini telah selesai dalam waktu kurang dari dua tahun sejak dimulai, menunjukkan komitmen nyata dalam memperbaiki infrastruktur dasar. Jembatan ini kini menjadi akses utama bagi masyarakat sekitar, mengurangi ketergantungan pada rute yang lebih jauh dan berpotensi terkendala cuaca.

Dengan panjang 185 meter dan lebar 7 meter, jembatan ini mampu menampung kendaraan roda empat serta sepeda motor secara bersamaan, mempercepat mobilitas warga dan mendukung distribusi logistik. Kepala Dinas PUPR Kota Kendari menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini bukan hanya soal fisik, tetapi juga bagian dari upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah terpencil. Ia menyampaikan bahwa proyek ini telah melewati seluruh tahap evaluasi kualitas dan keselamatan, termasuk uji beban sebelum diresmikan.

Pemerintah kota menyatakan bahwa jembatan ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi lokal, mempermudah akses ke pasar, sekolah, dan fasilitas kesehatan. Banyak warga setempat menyambut positif keberadaan jembatan ini, terutama para pedagang dan petani yang sebelumnya kesulitan membawa hasil bumi ke pasar utama. Dengan terhubungnya dua wilayah, diharapkan terjadi peningkatan aktivitas ekonomi dan pelayanan publik yang lebih merata.

Tahapan berikutnya, pemerintah akan melakukan pemantauan rutin terhadap kondisi jembatan serta menyiapkan rencana pemeliharaan jangka panjang. Proyek ini juga menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah kota dan pemerintah kabupaten dalam menyelesaikan permasalahan infrastruktur bersama. Dengan selesainya pembangunan, diharapkan masyarakat dapat menikmati manfaat langsung dari upaya pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya