Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

55 KK di Cempaka Putih Terdampak Akses Jalan Tertutup Dua Bulan

Lima puluh lima kepala keluarga di Cempaka Putih terganggu akses pergerakan akibat penutupan jalan umum sejak akhir Juli, menyulitkan mobilitas dan akses darurat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 16.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
55 KK di Cempaka Putih Terdampak Akses Jalan Tertutup Dua Bulan
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Sebanyak 55 kepala keluarga di wilayah Jalan Taman Lagura, Kelurahan Cempaka Putih Timur, mengalami kendala serius akibat penutupan akses jalan yang telah berlangsung hampir dua bulan. Jalan yang selama ini menjadi jalur utama bagi warga untuk beraktivitas sehari-hari kini tidak dapat dilalui, memaksa warga mengakses alternatif yang jauh lebih sempit dan tidak layak digunakan untuk kendaraan besar.

Salah satu penghuni setempat, Jack (55), menyatakan bahwa jalan yang ditutup merupakan akses umum yang telah digunakan secara rutin selama bertahun-tahun. Ia menekankan bahwa penutupan ini mengganggu akses ke tempat ibadah, serta menghambat mobilitas warga dan kendaraan darurat, termasuk ambulans yang beroperasi di kawasan tersebut.

Warga telah menyampaikan keluhan secara resmi melalui surat kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menuntut penyelesaian atas persoalan ini. Jack menyampaikan bahwa jalur alternatif yang tersedia hanya cukup untuk satu kendaraan roda dua, sehingga menimbulkan risiko keselamatan dan keterlambatan dalam keadaan darurat.

Lurah Cempaka Putih Timur, Hening Nugrahani, mengonfirmasi telah melakukan peninjauan lapangan dan menggelar rapat koordinasi dengan pihak terkait. Menurutnya, penutupan jalan dilakukan atas dasar kepemilikan tanah yang sah oleh pihak tertentu, meskipun sebelumnya akses tersebut masih bisa digunakan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pihak kelurahan terus berupaya mencari solusi agar akses tetap terbuka secara layak dan aman bagi warga.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya