Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

6 Kombinasi Sarapan Pendukung Pembentukan Otot

Sarapan dengan kombinasi nutrisi tepat dapat mendukung pembentukan dan pemulihan otot melalui asupan protein dan karbohidrat yang seimbang.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 15.20 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 104x dibuka
6 Kombinasi Sarapan Pendukung Pembentukan Otot📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pembentukan massa otot tidak hanya ditentukan oleh latihan beban, tetapi juga pola asupan harian, terutama pada waktu sarapan. Makan pagi yang dirancang dengan baik mampu menyediakan protein untuk perbaikan jaringan otot dan karbohidrat sebagai sumber energi utama dalam aktivitas fisik. Menurut panduan dari International Society of Sports Nutrition (ISSN), individu yang rutin berolahraga memerlukan asupan protein antara 1,4 hingga 2 gram per kilogram berat badan setiap hari untuk mendukung pertumbuhan dan pemeliharaan otot.

Salah satu kombinasi yang direkomendasikan adalah telur, roti gandum, dan susu. Telur menjadi sumber protein berkualitas tinggi yang mudah diolah, sementara roti gandum menyediakan karbohidrat kompleks dan serat. Susu menambahkan protein dan kalsium yang penting bagi kesehatan tulang. Kombinasi ini cocok untuk aktivitas pagi atau sebelum latihan, dan dapat diperkaya dengan sayuran seperti bayam atau tomat untuk menambah vitamin dan mineral.

Oatmeal yang dimasak dengan susu, ditambah pisang dan kacang-kacangan, menjadi pilihan lain yang efektif. Oatmeal memberikan karbohidrat stabil dan serat, sedangkan susu dan kacang melengkapi asupan protein dan lemak sehat. Pisang menyediakan karbohidrat sederhana yang mudah dicerna, cocok sebagai energi awal aktivitas. Pilihan ini dapat dimodifikasi dengan menggunakan yoghurt tawar atau minuman kedelai jika tidak mengonsumsi susu sapi.

Untuk yang lebih menyukai makanan khas lokal, nasi, dada ayam, dan sayuran hijau seperti bayam atau wortel juga menjadi pilihan ideal. Dada ayam menyediakan protein tinggi, nasi menjadi sumber energi utama, dan sayuran menambah serat serta vitamin. Pemilihan metode memasak seperti direbus atau dipanggang sangat penting untuk menjaga kualitas gizi tanpa tambahan minyak berlebih.

Roti gandum dengan selai kacang dan yoghurt tawar menjadi alternatif cepat dan praktis bagi mereka yang memiliki waktu terbatas. Roti gandum memberikan karbohidrat kompleks, selai kacang menyumbang protein dan lemak sehat, sedangkan yoghurt menambahkan protein dan probiotik. Penting untuk memilih produk tanpa gula tambahan dan mengatur porsi agar sesuai dengan kebutuhan kalori harian.

Terakhir, smoothie yang terdiri dari susu, pisang, dan yoghurt tawar menjadi solusi bagi yang kesulitan makan dalam porsi besar. Kombinasi ini menyediakan protein dan karbohidrat dalam bentuk cair yang mudah dicerna. Jika diperlukan, tambahkan oatmeal atau sedikit selai kacang untuk meningkatkan energi. Meski praktis, smoothie sebaiknya tidak menjadi pengganti makanan padat sepenuhnya; jika masih lapar, tambahkan telur rebus atau roti gandum untuk memperkuat rasa kenyang.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya