Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

7 Rekomendasi DEN Dorong Penguatan Ekonomi Nasional

Dewan Ekonomi Nasional menyampaikan tujuh rekomendasi strategis kepada Presiden, mencakup digitalisasi bantuan sosial, dampak program makan bergizi gratis, dan antisipasi dampak iklim El Nino-La Nina.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 09.05 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 89x dibuka
7 Rekomendasi DEN Dorong Penguatan Ekonomi Nasional📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat koordinasi dengan Dewan Ekonomi Nasional (DEN), sejumlah menteri bidang ekonomi, serta Gubernur Bank Indonesia di Istana Merdeka, Selasa (20/10/2026). Pertemuan ini menjadi wadah evaluasi terhadap perkembangan ekonomi nasional di tengah dinamika global. Dalam sesi tersebut, DEN menyampaikan sejumlah rekomendasi berbasis data dan kajian mendalam, yang mencakup isu sosial, pangan, energi, dan ketahanan sistem ekonomi.

Salah satu fokus utama adalah peluncuran sistem portal digital Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang akan dilakukan pada 10 November 2026. Program ini telah melewati uji coba di seluruh 514 kabupaten dan kota, dengan sekitar 11,5 juta kepala keluarga terdaftar. Lebih dari 775 ribu agen perlinsos turut berperan dalam proses pendataan, memastikan distribusi bantuan lebih akurat dan transparan. Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, menegaskan bahwa inisiatif ini bertujuan menciptakan keadilan sosial melalui sistem yang terintegrasi.

Dalam kajian lain, DEN mengungkap dampak positif Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap partisipasi siswa di sekolah. Data menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam kehadiran antara peserta dan non-peserta MBG, terutama di kalangan siswa dari keluarga miskin. Selain itu, semangat belajar siswa penerima MBG tercatat lebih tinggi, dengan 95 persen menyatakan lebih termotivasi saat mendapat makanan bergizi. Namun, distribusi program masih belum merata, dengan dominasi di wilayah perkotaan dan kecenderungan penerimaan oleh siswa dari keluarga kaya, sehingga perlu penyesuaian kebijakan untuk wilayah 3T dan masyarakat rentan.

Pihak DEN juga memaparkan risiko iklim El Nino dan La Nina terhadap ketahanan pangan nasional. Kondisi cuaca ekstrem diproyeksikan memengaruhi produksi pertanian dan meningkatkan risiko banjir serta kekeringan. Berdasarkan identifikasi wilayah rawan, DEN merekomendasikan penyiapan stok pangan, penjadwalan tanam yang adaptif, serta pemanfaatan pompa air untuk wilayah kering. Di sisi lain, upaya hilirisasi sektor strategis seperti nikel, aluminium, dan baterai litium ditekankan sebagai langkah menaikkan nilai tambah ekspor.

Pembahasan juga mencakup ketahanan energi, termasuk pengelolaan subsidi BBM, penguatan ekosistem pengadaan bahan bakar, serta pengendalian kebakaran hutan dan lahan melalui pengairan lahan gambut. Di bidang keuangan, pemerintah menegaskan komitmen untuk memperkuat tata kelola pasar modal melalui reformasi regulasi dan penegakan aturan. Presiden menyambut serius seluruh data dan rekomendasi DEN sebagai dasar pengambilan kebijakan yang berbasis bukti dan mendukung kemandirian ekonomi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya