9 Taman Nasional Tutup Sementara Akibat Karhutla
Pemerintah menutup sementara aktivitas pendakian di sembilan taman nasional untuk antisipasi risiko kebakaran hutan dan lahan yang meluas.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 22.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kementerian Kehutanan mengambil langkah tegas dengan menutup sementara akses pendakian di sembilan taman nasional di seluruh Indonesia. Keputusan ini diambil sebagai respons atas meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mengancam keselamatan pengunjung serta membebani penanganan darurat. Penutupan berlaku secara efektif sejak 31 Agustus 2026, menyusul kondisi kritis di beberapa kawasan yang telah dilanda kebakaran.
Kebijakan ini ditegaskan oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, yang menekankan bahwa penutupan bukan bentuk pembatasan akses, melainkan upaya perlindungan terhadap masyarakat dan optimalisasi sumber daya penanggulangan karhutla. Ia menyebutkan bahwa sejumlah helikopter water bombing yang seharusnya digunakan di enam provinsi prioritas—termasuk Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Riau, Sumatera Selatan, dan Jambi—harus dialihkan ke taman nasional yang terbakar, mengurangi efektivitas penanganan di daerah lain.
Kawasan yang mengalami penutupan mencakup Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Kerinci Seblat, Gunung Ciremai, Tambora, Manusela, Bukit Baka Bukit Raya, Gede Pangrango, Gunung Leuser, dan Lorentz. Di antaranya, TNBTS menjadi sorotan setelah 170 pendaki terjebak dalam kebakaran di kawasan Gunung Semeru sebelum dievakuasi. Penutupan juga mencakup jalur-jalur tertentu di Lorentz, seperti Ilaga, Tsinga, Sugapa, dan Ugimba, meski tidak semua wilayah ditutup.
Sejumlah kawasan lain tetap dibuka dengan pengawasan ketat, termasuk Gunung Rinjani, Merbabu, Argopuro, dan Halimun Salak. Akses terbatas diberlakukan di zona berisiko tinggi untuk memastikan keamanan tanpa menghentikan seluruh aktivitas konservasi. Keputusan ini bersifat sementara dan akan dievaluasi secara berkala hingga tingkat risiko karhutla menurun secara signifikan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PMI Manufaktur RI Masih di Zona Kontraksi
Aktivitas industri manufaktur Indonesia mengalami penurunan pada Agustus 2026, tercatat di level 49,8, menunjukkan penurunan aktivitas produksi.
9 September 2026

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026
Berita Lainnya

Anak Rentan Iritasi Paru Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.47 WITA

Wisata Bromo Tetap Beroperasi, Syuting Dibekukan Sementara
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Langkah Alami Atasi Tenggorokan Gatal Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Makanan Alami Bantu Atasi Lendir di Tenggorokan Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Motor Agustus 2026 Turun Signifikan
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Mobil Nasional Agustus 2026 Tumbuh, Toyota Puncaki Peringkat
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Harga Apple Naik Akibat Kelangkaan Chip, Penjualan Tetap Stabil
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Penjualan Mobil Capai Rekor Tertinggi, BYD Masuk Lima Besar
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA


