Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Dorong Perbankan Siapkan Rekening untuk Seluruh Warga

Presiden Prabowo Subianto meminta BRI dan BSI mempersiapkan rekening koran bagi seluruh penduduk, berbasis data kependudukan dan integrasi sistem pembayaran nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 11.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Prabowo Dorong Perbankan Siapkan Rekening untuk Seluruh Warga
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya akses keuangan inklusif dengan memerintahkan dua bank negara utama, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan Bank Syariah Indonesia, untuk menyiapkan rekening koran bagi seluruh warga Indonesia. Instruksi ini disampaikan dalam pertemuan terkait perluasan inklusi keuangan dan efisiensi sistem pembayaran nasional. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat ekosistem keuangan digital yang mencakup seluruh lapisan masyarakat.

Pemerintah akan memanfaatkan data kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil sebagai dasar pendaftaran rekening. Data tersebut akan diintegrasikan ke dalam sistem yang dikelola oleh Bank Indonesia, memastikan akurasi dan kemudahan akses. Integrasi ini juga akan mendukung penggunaan sistem pembayaran berbasis QRIS secara menyeluruh, mempercepat transaksi non-tunai di tingkat dasar.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa tujuan utama dari inisiatif ini adalah meningkatkan tingkat literasi dan inklusi keuangan nasional. Saat ini, tingkat inklusi keuangan Indonesia telah mencapai 93,62 persen berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Angka ini jauh melampaui standar Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD), yang menetapkan ambang 63 persen.

Lebih lanjut, tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia mencatatkan angka 69,57 persen—di atas rata-rata global. Dengan penerapan rekening koran yang terintegrasi secara nasional, pemerintah berharap mampu memperluas akses ke layanan keuangan formal, menekan ketergantungan pada uang tunai, dan memperkuat stabilitas sistem ekonomi secara menyeluruh.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya