Abu Vulkanik Ancam Keselamatan Pengendara Motor
Abu vulkanik yang menutupi permukaan jalan menurunkan traksi ban, meningkatkan risiko selip dan kecelakaan saat berkendara, terutama saat pengereman atau menikung.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 11.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kondisi jalan yang tertutup abu vulkanik berpotensi menimbulkan bahaya serius bagi pengendara sepeda motor, terutama akibat penurunan daya cengkraman ban terhadap aspal. Partikel halus ini berperilaku seperti lapisan pasir, mengurangi gesekan antara ban dan permukaan jalan sehingga memperbesar risiko tergelincir, terutama saat melakukan manuver mendadak atau pengereman. Hal ini memperparah potensi kecelakaan, terutama di jalur yang menanjak atau berbelok tajam.
Praktisi keselamatan berkendara menekankan bahwa dampak abu vulkanik tidak hanya terbatas pada permukaan jalan, tetapi juga berdampak langsung pada kesehatan dan kenyamanan pengendara. Abu yang masuk ke dalam helm dapat mengganggu penglihatan, sementara partikel halusnya dapat terhirup dan menyebabkan iritasi saluran pernapasan. Kondisi ini memperburuk risiko kecelakaan akibat gangguan konsentrasi dan kinerja fisik.
Dalam situasi abu vulkanik yang tebal hingga mengubah warna atau tekstur jalan, disarankan untuk tidak melanjutkan perjalanan. Keputusan paling bijak bukan bagaimana tetap berkendara, melainkan kapan harus berhenti dan menunggu kondisi membaik. Menghindari perjalanan saat abu mencapai tingkat berbahaya menjadi langkah defensif terbaik untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain.
Apabila perjalanan tidak bisa dihindari, pengendara diminta menerapkan prinsip slow, smooth, straight—mengurangi kecepatan, menghindari akselerasi atau pengereman tiba-tiba, serta menempuh jalur lurus tanpa menikung tajam. Penggunaan masker, pelindung mata, dan jarak aman dengan kendaraan di depan juga penting untuk mengantisipasi tindakan mendadak akibat jarak pandang terbatas.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang menutupi kaca mobil berpotensi menyebabkan baret jika wiper digunakan secara salah, sebagaimana dijelaskan pakar otomotif ITB.
8 September 2026

Agustus 2026 Catat Rekor Penjualan Mobil Baru
Penjualan mobil baru di Indonesia mencapai rekor tertinggi sepanjang 2026, didorong lonjakan penjualan ritel dan momentum GIIAS yang sukses menarik minat konsumen.
8 September 2026

Penjualan Mobil Agustus 2026 Tembus Rekor 83 Ribu Unit
Penjualan mobil ritel di Agustus 2026 mencatat rekor tertinggi sepanjang tahun, melampaui angka 80 ribu unit, didorong oleh momentum GIIAS 2026 dan pertumbuhan tahunan signifikan.
8 September 2026

Pemerintah Siap Bangun Pabrik Motor Listrik Nasional
Pemerintah RI menegaskan komitmen membangun pabrik motor listrik sendiri melalui program MOLINAS demi percepatan industri hijau dan kemandirian teknologi nasional.
8 September 2026
Berita Lainnya

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


