Kamis, 24 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Adika Bakrie Perkuat Kepemilikan Saham BRMS

Adika Aryasthana Bakrie memperoleh 750.500 lembar saham BRMS pada 22 September 2026 dengan nilai transaksi Rp499,08 juta untuk keperluan investasi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 09.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Adika Bakrie Perkuat Kepemilikan Saham BRMS📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Direktur PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), Adika Aryasthana Bakrie, secara resmi mencatatkan penambahan kepemilikan saham pada perusahaan tambang tersebut pada 22 September 2026. Pembelian dilakukan melalui pasar sekunder dengan harga per saham sebesar Rp665, menghasilkan nilai transaksi total sekitar Rp499,08 juta. Transaksi ini menjadi langkah pertama Adika dalam membangun posisi kepemilikan langsung di BRMS.

Pembelian saham tersebut tercatat dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai transaksi langsung tanpa melibatkan skema repurchase agreement. Dalam rincian yang disampaikan, jenis transaksi dinyatakan sebagai pembelian biasa, dan tujuannya secara eksplisit disebutkan sebagai investasi jangka panjang. Hal ini menunjukkan komitmen strategis terhadap nilai perusahaan yang diwakili oleh BRMS.

Sebelum transaksi ini, Adika Aryasthana Bakrie tidak tercatat memiliki saham di BRMS. Kehadiran dirinya sebagai pemegang saham baru mencerminkan perluasan peran keluarga Bakrie dalam struktur kepemilikan perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Sulawesi Tenggara. Peningkatan kepemilikan ini juga menandai keterlibatan lebih aktif dari anggota keluarga dalam pengelolaan dan arah strategis perusahaan.

Dengan jumlah saham yang dibeli, Adika kini resmi menjadi pemegang saham langsung BRMS. Keputusan ini tidak hanya mencerminkan keyakinan terhadap prospek bisnis perusahaan, tetapi juga menunjukkan komitmen keluarga Bakrie dalam mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan operasional tambang yang berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya