Rabu, 30 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Ali Hazelwood Umumkan Sekuel dan Adaptasi Film The Two-Body Problem

Penulis Ali Hazelwood mengumumkan sekuel novel *The Love Hypothesis* berjudul *The Two-Body Problem* yang akan rilis Februari 2027, disertai pengembangan film bersama Amazon MGM Studios.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 12.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Ali Hazelwood Umumkan Sekuel dan Adaptasi Film The Two-Body Problem📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Penulis Ali Hazelwood secara resmi mengumumkan kelanjutan dari kisah romantis populer yang sempat menjadi fenomena di dunia literatur digital, *The Love Hypothesis*. Dalam pengumuman melalui media sosial, ia mengungkapkan bahwa sekuel berjudul *The Two-Body Problem* akan segera diterbitkan pada Februari 2027. Proyek ini tak hanya berupa novel baru, tetapi juga akan mengalami adaptasi layar lebar yang sedang dalam tahap pengembangan bersama Amazon MGM Studios dan MRC.

Karya terbaru ini mengikuti perjalanan Olive Smith dan Adam Carlsen setelah mereka memutuskan untuk menjalani kehidupan bersama secara resmi. Dalam novel sekuel, Olive telah berhasil meraih gelar doktor dan memasuki masa fellowship pasca-doktoral yang bersifat sementara. Kehidupan mereka yang kini berbagi atap justru diuji oleh tantangan nyata dunia akademik, termasuk ketegangan jadwal riset, persaingan ketat di pasar kerja ilmiah, dan tekanan untuk membuktikan eksistensi diri sebagai ilmuwan berkelas.

Hazelwood menyatakan bahwa gagasan menulis sekuel tak pernah masuk dalam rencananya sebelumnya. Namun, proses adaptasi film pertama yang dibintangi Lili Reinhart dan Tom Bateman, serta respons positif dari penonton, memicu kembali keinginannya untuk memperdalam kisah dua tokoh utama tersebut. Ia menegaskan bahwa proyek film sekuel masih berada di tahap awal, namun telah mendapatkan dukungan dari produser terkemuka.

Dalam unggahannya, Hazelwood menyampaikan rasa kagum atas reaksi pembaca yang begitu mendalam terhadap karakter Olive dan Adam. Ia memberikan ruang bagi para penggemar untuk tetap mempertahankan versi imajinasi mereka tanpa harus membaca sekuel. Keputusan ini lahir dari penghargaan terhadap kebebasan berpikir dan perasaan yang dibangun oleh pembaca selama bertahun-tahun sejak rilisnya novel pertama.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya