Rabu, 30 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Strategi Berkelanjutan Pollux Hotels Tekan Emisi Karbon

Pollux Hotels Group konsisten perbaiki efisiensi energi sejak pembangunan hingga operasional untuk turunkan emisi dan hemat biaya.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 12.05 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
Strategi Berkelanjutan Pollux Hotels Tekan Emisi Karbon📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pollux Hotels Group terus mendorong peningkatan berkelanjutan dalam pengelolaan gedung sebagai bagian dari komitmen menekan emisi karbon secara sistematis. Presiden Direktur PT Pollux Hotels Group Tbk, Handojo K Setyadi, menekankan bahwa penghematan energi dan pengelolaan lingkungan harus menjadi prinsip dasar sejak tahap awal pembangunan hingga masa operasional sehari-hari. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, tetapi juga pada efisiensi finansial jangka panjang.

Dalam forum diskusi di Jakarta, Handojo menyampaikan bahwa setiap langkah penyesuaian sistem operasional dilakukan secara bertahap dan terus diperbarui mengikuti perkembangan tren global tentang pengurangan emisi. Ia menegaskan bahwa meskipun sistem saat ini sudah berjalan baik menurut standar internal, perbaikan tidak boleh berhenti karena dinamika teknologi dan regulasi terus berkembang pesat.

Kunci keberhasilan dari strategi ini, menurutnya, terletak pada kontrol ketat dan konsistensi tim internal. Tanpa pengawasan berkelanjutan, target penurunan emisi serta penghematan biaya operasional tidak akan tercapai secara optimal. Ia menekankan bahwa sinergi antara manajemen dan tim operasional menjadi fondasi utama dalam mewujudkan tujuan berkelanjutan.

Penerapan prinsip continuous improvement ini telah menjadi bagian dari budaya perusahaan, di mana setiap aspek operasional dipantau secara rutin untuk menemukan celah efisiensi. Dengan pendekatan ini, Pollux Hotels tidak hanya menjawab tantangan lingkungan, tetapi juga memperkuat ketahanan operasional dan daya saing di tengah perubahan iklim yang semakin kompleks.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya