Pemerintah Percepat Target Net Zero di Sektor Industri
Pemerintah menargetkan pencapaian net zero emission di sektor industri lebih awal, yaitu pada 2050, lebih cepat 10 tahun dari rencana semula.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 12.06 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah kembali menegaskan komitmen kuat dalam menurunkan emisi gas rumah kaca melalui percepatan pencapaian net zero emission di sektor industri. Dalam forum terkini, Wakil Menteri Perindustrian menegaskan bahwa target tahun 2050 dinilai realistis dan strategis, lebih awal dari rencana awal yang ditetapkan pada 2060. Langkah ini menjadi bagian dari upaya nasional menyikapi ancaman perubahan iklim yang kian mengkhawatirkan.
Empat pilar utama akan menjadi fokus utama dalam pelaksanaan transformasi industri hijau. Pertama, pengurangan emisi langsung dari proses produksi. Kedua, penerapan ekonomi sirkuler untuk meminimalkan limbah. Ketiga, standarisasi industri yang ramah lingkungan, serta keempat, percepatan pengembangan teknologi ramah lingkungan. Keempat agenda ini akan diperkuat melalui pendekatan menyeluruh terhadap seluruh elemen produksi, mulai dari bahan baku, energi, proses, hingga pengelolaan limbah dan rantai pasok.
Penguatan aspek teknis dan kelembagaan juga menjadi kunci keberhasilan transformasi. Pemerintah menekankan perlunya koordinasi lintas sektor dalam memperkuat sistem pembiayaan, tata kelola, dan regulasi yang mendukung transisi hijau. Kebijakan ini telah diintegrasikan dalam kerangka strategis nasional, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional dan berbagai peraturan perundang-undangan terkait.
Komitmen Indonesia dalam pengurangan emisi telah diwujudkan melalui ratifikasi Perjanjian Paris melalui Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2016. Dalam dokumen Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC), Indonesia menetapkan target penurunan emisi sebesar 31,89% secara mandiri, dan hingga 43,20% dengan dukungan internasional pada tahun 2030. Forum yang digelar sebagai bagian dari upaya edukasi dan kolaborasi ini menyoroti pentingnya transformasi industri dalam mewujudkan masa depan yang berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Pertalite Tetap Stabil Hingga Akhir 2026
Pemerintah memastikan harga Pertalite tidak naik hingga akhir tahun, meski harga minyak global mengalami kenaikan.
30 September 2026

Forum Dorong Transformasi Mobilitas Hijau di Indonesia
Forum bertema green transportasi menghadirkan para pakar dan pejabat untuk membahas percepatan transisi ke kendaraan listrik dan energi bersih di Tanah Air.
30 September 2026

Perluas Penetrasi Produk Industri Hijau, Wamenperin Tekankan Kolaborasi
Wamenperin dorong perluasan pasar dan nilai tambah produk industri hijau demi mendukung transformasi ekonomi berkelanjutan.
30 September 2026

Netanyahu Bertemu Pejabat 10 Negara dalam Kunjungan Rahasia ke UEA
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melakukan pertemuan tertutup dengan perwakilan dari 10 negara saat kunjungan rahasia ke Uni Emirat Arab, fokus pada kerja sama keamanan dan strategi regional terhadap ancaman bersama.
30 September 2026
Berita Lainnya

Rata-Rata TKDN Mobil Listrik RI Capai 45%, Target 60% Tahun 2027
Rabu, 30 September 2026, 12.18 WITA

Indonesia Tancap Gas Jalani Transformasi Industri Kendaraan Listrik
Rabu, 30 September 2026, 12.18 WITA

Iklim Ancam Keamanan Nasional, Inggris Dorong Transformasi Strategis
Rabu, 30 September 2026, 12.17 WITA

Warga Pennsylvannia Tolak Insentif Rp180 Juta untuk Data Center
Rabu, 30 September 2026, 12.14 WITA

Anthropic Soroti Ancaman AI dalam Dokumen IPO
Rabu, 30 September 2026, 12.12 WITA

Googlebook OS Gantikan Chrome OS Mulai 2027
Rabu, 30 September 2026, 12.12 WITA

Profiling ASN Nasional Segera Capai 600.000 Pegawai
Rabu, 30 September 2026, 12.12 WITA

Penambang Wajib Gunakan Kontraktor Lokal, Aturan Baru Ditegaskan
Rabu, 30 September 2026, 12.11 WITA

