Netanyahu Bertemu Pejabat 10 Negara dalam Kunjungan Rahasia ke UEA
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melakukan pertemuan tertutup dengan perwakilan dari 10 negara saat kunjungan rahasia ke Uni Emirat Arab, fokus pada kerja sama keamanan dan strategi regional terhadap ancaman bersama.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 09.07 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 6x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan melakukan pertemuan tertutup dengan perwakilan dari sepuluh negara saat berkunjung ke Uni Emirat Arab (UEA) dalam misi yang disebut rahasia. Pertemuan ini dilakukan setelah pertemuan awal dengan Presiden UEA, Mohammed bin Zayed (MBZ), dan terjadi dalam dua tahap, menurut sumber yang dekat dengan kebijakan luar negeri negara Teluk.
Tahap kedua melibatkan wakil dari Amerika Serikat, Arab Saudi, Maroko, Mesir, Kuwait, Bahrain, Libya, dan Oman. Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari masing-masing negara, sumber yang mengaku mengetahui prosesnya menyebut fokus utama pertemuan adalah penguatan koordinasi keamanan dan intelijen antara Israel dan UEA, serta perencanaan kerangka pertahanan regional menghadapi ancaman bersama.
Pembahasan mencakup isu-isu sensitif seperti respons terhadap aktivitas Iran, peran milisi Houthi di Yaman, dukungan intelijen ke Arab Saudi, serta potensi pembentukan aliansi keamanan regional. Selain itu, para peserta juga membahas kemungkinan pembangunan jalur transportasi minyak alternatif yang menghindari Selat Hormuz, sebagai upaya menjamin keamanan rantai pasok energi.
Sebelumnya, beredar informasi bahwa Netanyahu telah tiba secara diam-diam di Abu Dhabi pada akhir pekan sebelumnya, menyusul ketegangan antara AS dan Iran serta kontroversi terkait kebocoran intelijen terkait serangan Hamas pada Oktober 2023. Dilaporkan bahwa MBZ sempat memperingatkan Netanyahu mengenai risiko serangan mendadak, namun peringatan itu disebut tidak dihiraukan. Dalam pertemuan terbaru, Netanyahu bahkan meminta MBZ untuk tidak memperhatikan isu-isu yang beredar mengenai peringatan tersebut.
Kedua pihak akhirnya mengonfirmasi adanya pertemuan antara Netanyahu dan MBZ di Abu Dhabi. Dalam pernyataan resmi, keduanya menyatakan bahwa pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan hubungan bilateral dan upaya pengembangan kerja sama antar negara, tanpa merinci detail lebih lanjut.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Perempuan Pertama Pimpin Pemerintahan Maroko
Raja Maroko menunjuk Fatima Ezzahra El Mansouri sebagai perdana menteri perempuan pertama dalam sejarah negara, setelah partainya meraih kemenangan dalam pemilu.
30 September 2026

Kejanggalan Data Pendidikan Gibran di Tiga Institusi
Pengacara Refly Harun menyoroti ketidaksesuaian data kelulusan Gibran Rakabuming Raka antara Kemendikbud, KPU, dan Setneg, menyoroti munculnya tahun 2006 dalam SK Kemendikbud padahal periode studi disebut 2004–2007.
30 September 2026

Gubernur Imbau Warga Jatim Kibarkan Bendera Setengah Tiang Hari Ini
Gubernur Jawa Timur meminta seluruh warga mengibarkan bendera merah putih setengah tiang pada 30 September sebagai bentuk penghormatan atas peristiwa G30S, dilanjutkan pengibaran penuh pada 1 Oktober untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila.
30 September 2026

Megawati dan Prabowo Pertemuan Khusus di Hari Ulang Tahun Presiden
Pertemuan antara Megawati Soekarnoputri dan Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan pada 17 Oktober, memperkuat silaturahmi tanpa membahas isu politik atau RUU Pemilu.
30 September 2026
Berita Lainnya

Bebe Rexha Ungkap Bantuan Taylor Swift Saat Kesulitan Gaun di Grammy 2019
Rabu, 30 September 2026, 09.27 WITA

Kejagung Perluas Penyidikan Korupsi MBG dengan Tersangka Baru dari TNI
Rabu, 30 September 2026, 09.08 WITA

Buku Sastra 'Memburu Muhammad' Dihadapkan pada Tekanan dan Ancaman
Rabu, 30 September 2026, 09.07 WITA

Rabbi Israel Tolak Hak Palestina, Kecaman Global Menguat
Rabu, 30 September 2026, 09.07 WITA

Gurun Atacama Berubah Jadi Padang Bunga Akibat Hujan Lebat
Rabu, 30 September 2026, 09.07 WITA

Malaysia Mulai Pulangkan Ribu Pengungsi Rohingya ke Myanmar
Rabu, 30 September 2026, 09.06 WITA

MK Tak Berwenang Adili Gugatan Pencalonan Politik
Rabu, 30 September 2026, 09.06 WITA

Oposisi Israel Bentuk Tim Gabungan Hadapi Pemilu
Rabu, 30 September 2026, 09.06 WITA

