Rabu, 30 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Netanyahu Bertemu Pejabat 10 Negara dalam Kunjungan Rahasia ke UEA

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melakukan pertemuan tertutup dengan perwakilan dari 10 negara saat kunjungan rahasia ke Uni Emirat Arab, fokus pada kerja sama keamanan dan strategi regional terhadap ancaman bersama.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 09.07 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 6x dibuka
Netanyahu Bertemu Pejabat 10 Negara dalam Kunjungan Rahasia ke UEA📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan melakukan pertemuan tertutup dengan perwakilan dari sepuluh negara saat berkunjung ke Uni Emirat Arab (UEA) dalam misi yang disebut rahasia. Pertemuan ini dilakukan setelah pertemuan awal dengan Presiden UEA, Mohammed bin Zayed (MBZ), dan terjadi dalam dua tahap, menurut sumber yang dekat dengan kebijakan luar negeri negara Teluk.

Tahap kedua melibatkan wakil dari Amerika Serikat, Arab Saudi, Maroko, Mesir, Kuwait, Bahrain, Libya, dan Oman. Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari masing-masing negara, sumber yang mengaku mengetahui prosesnya menyebut fokus utama pertemuan adalah penguatan koordinasi keamanan dan intelijen antara Israel dan UEA, serta perencanaan kerangka pertahanan regional menghadapi ancaman bersama.

Pembahasan mencakup isu-isu sensitif seperti respons terhadap aktivitas Iran, peran milisi Houthi di Yaman, dukungan intelijen ke Arab Saudi, serta potensi pembentukan aliansi keamanan regional. Selain itu, para peserta juga membahas kemungkinan pembangunan jalur transportasi minyak alternatif yang menghindari Selat Hormuz, sebagai upaya menjamin keamanan rantai pasok energi.

Sebelumnya, beredar informasi bahwa Netanyahu telah tiba secara diam-diam di Abu Dhabi pada akhir pekan sebelumnya, menyusul ketegangan antara AS dan Iran serta kontroversi terkait kebocoran intelijen terkait serangan Hamas pada Oktober 2023. Dilaporkan bahwa MBZ sempat memperingatkan Netanyahu mengenai risiko serangan mendadak, namun peringatan itu disebut tidak dihiraukan. Dalam pertemuan terbaru, Netanyahu bahkan meminta MBZ untuk tidak memperhatikan isu-isu yang beredar mengenai peringatan tersebut.

Kedua pihak akhirnya mengonfirmasi adanya pertemuan antara Netanyahu dan MBZ di Abu Dhabi. Dalam pernyataan resmi, keduanya menyatakan bahwa pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan hubungan bilateral dan upaya pengembangan kerja sama antar negara, tanpa merinci detail lebih lanjut.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya