Kejanggalan Data Pendidikan Gibran di Tiga Institusi
Pengacara Refly Harun menyoroti ketidaksesuaian data kelulusan Gibran Rakabuming Raka antara Kemendikbud, KPU, dan Setneg, menyoroti munculnya tahun 2006 dalam SK Kemendikbud padahal periode studi disebut 2004–2007.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 09.06 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Pengacara Refly Harun mengungkap perbedaan mendasar dalam pencantuman waktu kelulusan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam dokumen resmi dari tiga lembaga negara. Dalam Surat Keterangan (SK) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, disebutkan bahwa Gibran menyelesaikan pendidikan tingkat "Grade 12" di UTS Insearch, Sydney, Australia, pada tahun 2006. Namun, hal ini bertentangan dengan pernyataan resmi dari pihak lain yang menyebutkan masa studi mencakup periode 2004 hingga 2007.
Refly menyoroti ketidakjelasan dalam penulisan tahun kelulusan, khususnya mengapa hanya tahun 2006 yang disebutkan dalam SK Kemendikbud, padahal secara logika, kelulusan harus terjadi di akhir masa studi, yaitu 2007. Ia menekankan bahwa perbedaan ini bukan sekadar kesalahan administratif, melainkan menimbulkan pertanyaan serius mengenai konsistensi data yang disajikan dalam proses verifikasi syarat calon pemimpin.
Dalam paparannya, Refly membandingkan dokumen dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Sekretariat Negara (Setneg), yang mencantumkan kelulusan Gibran pada tahun 2007. Dari sini terlihat adanya inkonsistensi antara dokumen resmi yang digunakan dalam proses politik dan administrasi negara. Refly menegaskan bahwa perbedaan ini berpotensi mengganggu kepercayaan publik terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam penilaian kualifikasi calon pemimpin.
Pernyataan Refly disampaikan dalam acara publik yang membahas isu kelayakan pendidikan Gibran, menyoroti pentingnya konsistensi data dalam dokumen resmi negara. Ia menekankan bahwa kejanggalan ini bukan hanya soal penulisan tahun, tetapi juga mencerminkan potensi ketidaktepatan dalam proses verifikasi dokumen penting yang menjadi dasar bagi keberlanjutan kepercayaan publik terhadap institusi negara.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Netanyahu Bertemu Pejabat 10 Negara dalam Kunjungan Rahasia ke UEA
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melakukan pertemuan tertutup dengan perwakilan dari 10 negara saat kunjungan rahasia ke Uni Emirat Arab, fokus pada kerja sama keamanan dan strategi regional terhadap ancaman bersama.
30 September 2026

Perempuan Pertama Pimpin Pemerintahan Maroko
Raja Maroko menunjuk Fatima Ezzahra El Mansouri sebagai perdana menteri perempuan pertama dalam sejarah negara, setelah partainya meraih kemenangan dalam pemilu.
30 September 2026

Gubernur Imbau Warga Jatim Kibarkan Bendera Setengah Tiang Hari Ini
Gubernur Jawa Timur meminta seluruh warga mengibarkan bendera merah putih setengah tiang pada 30 September sebagai bentuk penghormatan atas peristiwa G30S, dilanjutkan pengibaran penuh pada 1 Oktober untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila.
30 September 2026

Megawati dan Prabowo Pertemuan Khusus di Hari Ulang Tahun Presiden
Pertemuan antara Megawati Soekarnoputri dan Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan pada 17 Oktober, memperkuat silaturahmi tanpa membahas isu politik atau RUU Pemilu.
30 September 2026
Berita Lainnya

Bebe Rexha Ungkap Bantuan Taylor Swift Saat Kesulitan Gaun di Grammy 2019
Rabu, 30 September 2026, 09.27 WITA

Kejagung Perluas Penyidikan Korupsi MBG dengan Tersangka Baru dari TNI
Rabu, 30 September 2026, 09.08 WITA

Buku Sastra 'Memburu Muhammad' Dihadapkan pada Tekanan dan Ancaman
Rabu, 30 September 2026, 09.07 WITA

Rabbi Israel Tolak Hak Palestina, Kecaman Global Menguat
Rabu, 30 September 2026, 09.07 WITA

Gurun Atacama Berubah Jadi Padang Bunga Akibat Hujan Lebat
Rabu, 30 September 2026, 09.07 WITA

Malaysia Mulai Pulangkan Ribu Pengungsi Rohingya ke Myanmar
Rabu, 30 September 2026, 09.06 WITA

MK Tak Berwenang Adili Gugatan Pencalonan Politik
Rabu, 30 September 2026, 09.06 WITA

Oposisi Israel Bentuk Tim Gabungan Hadapi Pemilu
Rabu, 30 September 2026, 09.06 WITA

