Rabu, 30 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Penerbangan Langsung Hongkong-Surabaya Dorong Kunjungan Wisatawan

Pembukaan rute penerbangan langsung Hongkong–Surabaya diharapkan tingkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, sementara ketersediaan alat EKG di puskesmas masih terbatas.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 09.01 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
Penerbangan Langsung Hongkong-Surabaya Dorong Kunjungan Wisatawan📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata menilai dibukanya penerbangan langsung dari Hong Kong ke Surabaya menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas udara antara Indonesia dan kawasan Asia. Layanan yang dijalankan oleh Greater Bay Airlines diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dari Hong Kong ke Indonesia secara signifikan.

Deputi Bidang Pemasaran menyatakan bahwa akses langsung ini merupakan respons terhadap permintaan yang terus tumbuh dari pelancong asing, terutama dalam konteks pariwisata berbasis budaya dan alam yang menjadi daya tarik Sulawesi Tenggara. Dengan mempersingkat waktu perjalanan dan mengurangi transit, penerbangan langsung diharapkan mendorong lebih banyak wisatawan untuk menjadikan Surabaya sebagai pintu masuk utama ke wilayah timur Indonesia.

Di sektor kesehatan, Kementerian Kesehatan mengungkapkan bahwa jumlah alat elektrokardiogram (EKG) yang tersedia di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) masih terbatas, mencapai sekitar 2.000 unit secara nasional. Hal ini menyebabkan pemeriksaan dini terhadap gangguan irama jantung belum dapat dilakukan secara merata, terutama di daerah terpencil.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular menyampaikan bahwa deteksi dini aritmia menjadi kunci dalam mencegah komplikasi serius seperti stroke atau gagal jantung. Upaya peningkatan ketersediaan alat EKG di fasilitas kesehatan primer menjadi salah satu fokus utama dalam peringatan Hari Jantung Sedunia.

Kebijakan ini sejalan dengan rencana pemerintah untuk memperluas akses layanan kesehatan dasar, termasuk peralatan medis pendukung deteksi dini. Ketersediaan EKG yang lebih merata di puskesmas diharapkan mampu mengurangi angka kematian akibat penyakit jantung yang dapat dicegah jika terdiagnosis lebih awal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya