Profiling ASN Nasional Segera Capai 600.000 Pegawai
BKN menyelesaikan pemetaan potensi 600.000 aparatur sipil negara secara gratis dan bertahap untuk mendukung pengembangan talenta berbasis data.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 12.12 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Badan Kepegawaian Negara (BKN) melanjutkan langkah strategis dalam memperkuat manajemen sumber daya manusia aparatur dengan melakukan pemetaan kompetensi terhadap 600.000 ASN secara nasional. Proses ini dilakukan secara bertahap dan tanpa biaya bagi seluruh instansi pemerintah, guna memperoleh gambaran menyeluruh mengenai potensi, keterampilan, dan kapasitas kerja aparatur negara.
Pemetaan ini menjadi fondasi utama dalam pembangunan sistem talenta ASN yang berbasis data. Melalui alat evaluasi seperti CACT dan PRO-ASN yang bekerja sama dengan Kantor Regional XII BKN Pekanbaru, BKN mampu mengukur berbagai aspek, mulai dari literasi digital hingga rencana karier jangka panjang setiap pegawai. Tujuannya adalah memastikan penempatan dan pengembangan karier ASN dilakukan secara tepat sasaran sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan organisasi.
Pemerintah Kota Pekanbaru telah melibatkan 1.255 ASN dalam program profiling tersebut. Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menegaskan bahwa inisiatif ini bukan untuk menghukum atau menilai kinerja, melainkan sebagai alat evaluasi diri yang adil dan transparan. Ia menilai hasil pemetaan akan menjadi acuan penting dalam merancang program pengembangan dan penempatan pegawai yang lebih efektif.
Hasil profiling akan dimasukkan ke dalam sistem talent pool nasional, yang akan dikelola secara digital dan dapat diakses melalui aplikasi ASN Digital maupun BKPSDM daerah. Dengan demikian, setiap ASN dapat mengetahui profil dirinya secara langsung. Data yang terkumpul diharapkan menjadi dasar kuat dalam pengambilan kebijakan manajemen SDM, mulai dari promosi hingga penugasan strategis.
Pencapaian target 600.000 ASN dalam profiling menjadi langkah krusial menuju transformasi birokrasi yang lebih profesional dan responsif. Dengan memanfaatkan data komprehensif, pemerintah mampu memastikan bahwa setiap pegawai ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan potensi terbesarnya, sekaligus memperkuat kapasitas organisasi secara keseluruhan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Googlebook OS Gantikan Chrome OS Mulai 2027
Google memperkenalkan Googlebook OS sebagai pengganti Chrome OS, dengan dukungan pembaruan hingga masa berlaku perangkat tetap berjalan.
30 September 2026

Googlebook Diluncurkan, Tapi Kecolongan di Pencarian
Peluncuran laptop baru berbasis Gemini Intelligence oleh Google mengalami kendala teknis karena nama produk tumpang tindih dengan layanan Google Books, mengganggu akses pengguna.
30 September 2026

Kemnaker Gunakan AI Perkuat Akurasi Verifikasi Magang Nasional
Kementerian Ketenagakerjaan memanfaatkan kecerdasan buatan untuk meningkatkan akurasi verifikasi mitra dan peserta program MagangHub secara digital dan objektif.
30 September 2026

Xiaomi 17T Pro Hadirkan Kamera Telefoto Premium dengan Kolaborasi Leica
Xiaomi 17T Pro diluncurkan di Jakarta pada 29 September 2026 dengan sistem kamera telefoto berbasis kolaborasi Leica untuk hasil foto lebih autentik dan detail.
29 September 2026
Berita Lainnya

Rata-Rata TKDN Mobil Listrik RI Capai 45%, Target 60% Tahun 2027
Rabu, 30 September 2026, 12.18 WITA

Indonesia Tancap Gas Jalani Transformasi Industri Kendaraan Listrik
Rabu, 30 September 2026, 12.18 WITA

Iklim Ancam Keamanan Nasional, Inggris Dorong Transformasi Strategis
Rabu, 30 September 2026, 12.17 WITA

Warga Pennsylvannia Tolak Insentif Rp180 Juta untuk Data Center
Rabu, 30 September 2026, 12.14 WITA

Anthropic Soroti Ancaman AI dalam Dokumen IPO
Rabu, 30 September 2026, 12.12 WITA

Harga Pertalite Tetap Stabil Hingga Akhir 2026
Rabu, 30 September 2026, 12.11 WITA

Penambang Wajib Gunakan Kontraktor Lokal, Aturan Baru Ditegaskan
Rabu, 30 September 2026, 12.11 WITA

Pemerintah Dorong Hilirisasi Batu Bara Jadi Metanol untuk BBM
Rabu, 30 September 2026, 12.11 WITA

