Rabu, 30 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Peningkatan Partisipasi Masyarakat Kunci Sukses Proyek Energi Terbarukan

Keterlibatan masyarakat lokal sejak tahap awal menjadi kunci efektivitas proyek energi terbarukan, menurut perwakilan PKET yang menekankan pentingnya manajemen hubungan masyarakat sejak desain hingga operasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 12.05 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
Peningkatan Partisipasi Masyarakat Kunci Sukses Proyek Energi Terbarukan📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pendekatan inklusif dalam pengembangan proyek energi terbarukan menjadi fokus utama dalam diskusi publik terkini. Sim Budiman Setiawan, pimpinan Pusat Keterampilan Energi Terbarukan (PKET), menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat lokal bukan sekadar formalitas, melainkan elemen strategis yang harus diintegrasikan dari awal proses perencanaan hingga pelaksanaan operasional. Menurutnya, tanpa partisipasi aktif dari warga setempat, proyek berpotensi menghadapi hambatan sosial yang berkepanjangan.

Ia menyoroti pentingnya pendekatan manajemen hubungan masyarakat (Community Relation Management/CRM) yang diterapkan secara konsisten sejak tahap awal. Dengan melibatkan warga dalam proses desain dan instalasi, tidak hanya kepercayaan terbangun, tetapi juga tercipta rasa kepemilikan terhadap proyek. Hal ini menurutnya menjadi kunci mengurangi resistensi sosial yang sering kali menghambat progres proyek di berbagai wilayah.

Sim menekankan bahwa penolakan terhadap proyek energi terbarukan di banyak daerah kerap muncul akibat minimnya keterlibatan masyarakat sejak awal. Jika pendekatan CRM diterapkan secara menyeluruh, maka konflik sosial bisa diminimalkan, sehingga kecepatan implementasi sesuai target nasional tercapai. Ia menilai bahwa pendekatan ini bukan hanya soal keberlanjutan proyek, tetapi juga keadilan sosial dan kesejahteraan bersama.

Dalam forum yang digelar akhir September, ia menegaskan bahwa keberhasilan transformasi energi tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kemampuan pihak pelaksana dalam menjembatani kebutuhan teknis dengan kepentingan lokal. Keterlibatan aktif masyarakat, kata dia, memperkuat keberlanjutan proyek dan mempercepat transisi energi nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya