Rabu, 30 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Investasi Teksil Tiongkok di Kendal: Langkah Nyata Kerja Sama Bilateral

Dua perusahaan tekstil dari Fujian mulai beroperasi di KEK Kendal, Jawa Tengah, sebagai bagian dari inisiatif "Dua Negara, Taman Kembar" yang mendorong kolaborasi ekonomi dua arah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 09.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Investasi Teksil Tiongkok di Kendal: Langkah Nyata Kerja Sama Bilateral📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Di tengah hiruk-pikuk pembangunan di Kawasan Ekonomi Khusus Kendal, mesin-mesin produksi buatan Tiongkok mulai berdetak, menandai masuknya industri tekstil skala besar dari Fujian ke pulau Jawa. Proyek ini ditempati oleh Honggang Textile dan Hongsheng Materials, yang tidak hanya menanamkan modal, tetapi juga membangun fondasi kerja sama strategis antara dua negara melalui pendekatan terintegrasi. Pembangunan pabrik yang dimulai pada 2025 ini diikuti dengan rekrutmen lebih dari 200 tenaga kerja lokal, sekaligus melibatkan insinyur dan manajer dari Fujian dalam proses konstruksi dan pengoperasian awal.

Langkah strategis ini bermula dari evaluasi pasar yang dilakukan oleh Honggang Textile Technology, anak perusahaan Huagang Group, pada 2023. Dengan melihat potensi pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat Indonesia, perusahaan memutuskan untuk memperluas basis produksi ke luar negeri. Pembelian lahan di Semarang menjadi awal dari ekspansi, yang kini bertransformasi menjadi fasilitas manufaktur modern yang siap beroperasi penuh. Pendekatan ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada rantai pasok global, tetapi juga memperkuat ketahanan bisnis dalam menghadapi ketegangan perdagangan internasional.

Sebelum gedung pabrik selesai dibangun, perusahaan telah memulai program pelatihan untuk mahasiswa Indonesia di universitas-universitas ternama. Mereka dikirim ke Tiongkok untuk menjalani pelatihan teknis dan manajerial, lalu kembali ke Indonesia sebagai tenaga inti dalam operasional pabrik. Kebijakan ini menekankan pentingnya kapasitas lokal yang berkelanjutan. Bahasa Mandarin dan bahasa Indonesia digunakan secara paralel dalam dokumen operasional, sementara fasilitas kantin halal disediakan untuk memenuhi kebutuhan karyawan Muslim, menunjukkan komitmen terhadap keragaman budaya.

Di tingkat budaya, perusahaan juga menunjukkan kesadaran mendalam terhadap adat lokal. Saat memulai proyek, tim dari Fujian mengadakan dialog dengan tokoh masyarakat Tionghoa setempat dan belajar bahwa batik memiliki nilai formal yang tinggi di kalangan masyarakat Indonesia. Sejak itu, staf Tiongkok yang bertugas di Indonesia mengenakan batik dalam acara resmi, simbol penghormatan terhadap budaya setempat. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan untuk membangun lingkungan kerja yang inklusif dan berkelanjutan.

Di balik kesuksesan ini, ada dukungan dari Zona Investasi Yuanhong di Fuqing, yang pada 2023 ditetapkan sebagai kawasan percontohan kerja sama ekonomi dan perdagangan Tiongkok-Indonesia oleh pemerintah Tiongkok. Dengan latar belakang sebagai kawasan pertama yang dibangun oleh warga Tiongkok perantauan, zona ini kini berperan sebagai pusat inovasi dan kemitraan regional. Tujuannya bukan hanya memperluas investasi, tetapi juga menciptakan ekosistem bisnis berstandar tinggi yang menjadi pintu masuk bagi kerja sama ekonomi dengan negara-negara ASEAN.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya