Investasi Teksil Tiongkok di Kendal: Langkah Nyata Kerja Sama Bilateral
Dua perusahaan tekstil dari Fujian mulai beroperasi di KEK Kendal, Jawa Tengah, sebagai bagian dari inisiatif "Dua Negara, Taman Kembar" yang mendorong kolaborasi ekonomi dua arah.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 09.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Di tengah hiruk-pikuk pembangunan di Kawasan Ekonomi Khusus Kendal, mesin-mesin produksi buatan Tiongkok mulai berdetak, menandai masuknya industri tekstil skala besar dari Fujian ke pulau Jawa. Proyek ini ditempati oleh Honggang Textile dan Hongsheng Materials, yang tidak hanya menanamkan modal, tetapi juga membangun fondasi kerja sama strategis antara dua negara melalui pendekatan terintegrasi. Pembangunan pabrik yang dimulai pada 2025 ini diikuti dengan rekrutmen lebih dari 200 tenaga kerja lokal, sekaligus melibatkan insinyur dan manajer dari Fujian dalam proses konstruksi dan pengoperasian awal.
Langkah strategis ini bermula dari evaluasi pasar yang dilakukan oleh Honggang Textile Technology, anak perusahaan Huagang Group, pada 2023. Dengan melihat potensi pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat Indonesia, perusahaan memutuskan untuk memperluas basis produksi ke luar negeri. Pembelian lahan di Semarang menjadi awal dari ekspansi, yang kini bertransformasi menjadi fasilitas manufaktur modern yang siap beroperasi penuh. Pendekatan ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada rantai pasok global, tetapi juga memperkuat ketahanan bisnis dalam menghadapi ketegangan perdagangan internasional.
Sebelum gedung pabrik selesai dibangun, perusahaan telah memulai program pelatihan untuk mahasiswa Indonesia di universitas-universitas ternama. Mereka dikirim ke Tiongkok untuk menjalani pelatihan teknis dan manajerial, lalu kembali ke Indonesia sebagai tenaga inti dalam operasional pabrik. Kebijakan ini menekankan pentingnya kapasitas lokal yang berkelanjutan. Bahasa Mandarin dan bahasa Indonesia digunakan secara paralel dalam dokumen operasional, sementara fasilitas kantin halal disediakan untuk memenuhi kebutuhan karyawan Muslim, menunjukkan komitmen terhadap keragaman budaya.
Di tingkat budaya, perusahaan juga menunjukkan kesadaran mendalam terhadap adat lokal. Saat memulai proyek, tim dari Fujian mengadakan dialog dengan tokoh masyarakat Tionghoa setempat dan belajar bahwa batik memiliki nilai formal yang tinggi di kalangan masyarakat Indonesia. Sejak itu, staf Tiongkok yang bertugas di Indonesia mengenakan batik dalam acara resmi, simbol penghormatan terhadap budaya setempat. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan untuk membangun lingkungan kerja yang inklusif dan berkelanjutan.
Di balik kesuksesan ini, ada dukungan dari Zona Investasi Yuanhong di Fuqing, yang pada 2023 ditetapkan sebagai kawasan percontohan kerja sama ekonomi dan perdagangan Tiongkok-Indonesia oleh pemerintah Tiongkok. Dengan latar belakang sebagai kawasan pertama yang dibangun oleh warga Tiongkok perantauan, zona ini kini berperan sebagai pusat inovasi dan kemitraan regional. Tujuannya bukan hanya memperluas investasi, tetapi juga menciptakan ekosistem bisnis berstandar tinggi yang menjadi pintu masuk bagi kerja sama ekonomi dengan negara-negara ASEAN.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Koordinasi Ketat Diperlukan dalam Pembangunan SJUT di Jakarta
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam pengerjaan SJUT agar tidak mengganggu utilitas yang sudah ada.
30 September 2026

Target Zero ODOL 2027, 16 Alat Deteksi Baru Siap Dipasang
Pemerintah mempercepat pemasangan alat deteksi overload di jalan tol untuk mewujudkan target zero ODOL pada 2027, menyusul temuan tingginya pelanggaran dan rendahnya penindakan hukum.
29 September 2026

Aturan SPM Jalan Tol Diperkuat, Target Undang di Oktober 2026
Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan peraturan baru tentang Standar Pelayanan Minimal jalan tol selesai disahkan pada Oktober 2026, dengan peningkatan indikator dan sanksi yang lebih ketat.
29 September 2026

Museum Bing Slamet Dibangun untuk Wariskan Warisan Seni
Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan memfasilitasi pembangunan museum yang meneladani karya seniman legendaris Bing Slamet sebagai bentuk penghormatan dan pelestarian warisan budaya nasional.
29 September 2026
Berita Lainnya

Bebe Rexha Ungkap Bantuan Taylor Swift Saat Kesulitan Gaun di Grammy 2019
Rabu, 30 September 2026, 09.27 WITA

Kejagung Perluas Penyidikan Korupsi MBG dengan Tersangka Baru dari TNI
Rabu, 30 September 2026, 09.08 WITA

Buku Sastra 'Memburu Muhammad' Dihadapkan pada Tekanan dan Ancaman
Rabu, 30 September 2026, 09.07 WITA

Rabbi Israel Tolak Hak Palestina, Kecaman Global Menguat
Rabu, 30 September 2026, 09.07 WITA

Netanyahu Bertemu Pejabat 10 Negara dalam Kunjungan Rahasia ke UEA
Rabu, 30 September 2026, 09.07 WITA

Gurun Atacama Berubah Jadi Padang Bunga Akibat Hujan Lebat
Rabu, 30 September 2026, 09.07 WITA

Malaysia Mulai Pulangkan Ribu Pengungsi Rohingya ke Myanmar
Rabu, 30 September 2026, 09.06 WITA

Perempuan Pertama Pimpin Pemerintahan Maroko
Rabu, 30 September 2026, 09.06 WITA

