Rabu, 30 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Koordinasi Ketat Diperlukan dalam Pembangunan SJUT di Jakarta

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam pengerjaan SJUT agar tidak mengganggu utilitas yang sudah ada.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 09.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Koordinasi Ketat Diperlukan dalam Pembangunan SJUT di Jakarta📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pemprov DKI Jakarta diminta memperkuat koordinasi antarinstansi dalam pelaksanaan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) guna mencegah gangguan terhadap infrastruktur bawah tanah yang sudah beroperasi. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta menegaskan bahwa pemindahan jaringan dari atas ke bawah tanah bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan proses kompleks yang melibatkan banyak sistem saluran dan kabel yang saling terkait.

Ia menyoroti risiko kerusakan yang dapat muncul jika tidak dilakukan pemetaan dan penjadwalan yang matang. Banyak kasus sebelumnya menunjukkan bahwa proses penggalian atau pemindahan jaringan tanpa koordinasi akibatnya berdampak langsung pada layanan masyarakat, seperti pemadaman air akibat kabel pompa terputus. Oleh karena itu, setiap tahapan pekerjaan harus didukung data pemetaan yang akurat dan dikerjakan dengan hati-hati.

Pemimpin daerah juga menekankan perlunya keterlibatan semua OPD terkait sebelum pelaksanaan di lokasi tertentu. Dengan pendekatan kolaboratif, risiko tumpang tindih pekerjaan dan gangguan utilitas dapat diminimalkan. Pemetaan awal dan pengecekan kondisi jaringan yang sudah ada menjadi kunci utama untuk menjaga kelancaran operasional sistem kota.

Proyek SJUT yang dibiayai dengan anggaran Rp90 miliar ini mencakup sepanjang 16,9 kilometer di sejumlah kawasan strategis seperti MT Haryono, Gatot Subroto, Tebet, Matraman, dan Jatinegara. Target penyelesaian dibatasi dalam lima tahun ke depan, dengan harapan dapat meningkatkan estetika kota dan keandalan infrastruktur utilitas.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya