Koordinasi Ketat Diperlukan dalam Pembangunan SJUT di Jakarta
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam pengerjaan SJUT agar tidak mengganggu utilitas yang sudah ada.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 09.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemprov DKI Jakarta diminta memperkuat koordinasi antarinstansi dalam pelaksanaan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) guna mencegah gangguan terhadap infrastruktur bawah tanah yang sudah beroperasi. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta menegaskan bahwa pemindahan jaringan dari atas ke bawah tanah bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan proses kompleks yang melibatkan banyak sistem saluran dan kabel yang saling terkait.
Ia menyoroti risiko kerusakan yang dapat muncul jika tidak dilakukan pemetaan dan penjadwalan yang matang. Banyak kasus sebelumnya menunjukkan bahwa proses penggalian atau pemindahan jaringan tanpa koordinasi akibatnya berdampak langsung pada layanan masyarakat, seperti pemadaman air akibat kabel pompa terputus. Oleh karena itu, setiap tahapan pekerjaan harus didukung data pemetaan yang akurat dan dikerjakan dengan hati-hati.
Pemimpin daerah juga menekankan perlunya keterlibatan semua OPD terkait sebelum pelaksanaan di lokasi tertentu. Dengan pendekatan kolaboratif, risiko tumpang tindih pekerjaan dan gangguan utilitas dapat diminimalkan. Pemetaan awal dan pengecekan kondisi jaringan yang sudah ada menjadi kunci utama untuk menjaga kelancaran operasional sistem kota.
Proyek SJUT yang dibiayai dengan anggaran Rp90 miliar ini mencakup sepanjang 16,9 kilometer di sejumlah kawasan strategis seperti MT Haryono, Gatot Subroto, Tebet, Matraman, dan Jatinegara. Target penyelesaian dibatasi dalam lima tahun ke depan, dengan harapan dapat meningkatkan estetika kota dan keandalan infrastruktur utilitas.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Investasi Teksil Tiongkok di Kendal: Langkah Nyata Kerja Sama Bilateral
Dua perusahaan tekstil dari Fujian mulai beroperasi di KEK Kendal, Jawa Tengah, sebagai bagian dari inisiatif "Dua Negara, Taman Kembar" yang mendorong kolaborasi ekonomi dua arah.
30 September 2026

Target Zero ODOL 2027, 16 Alat Deteksi Baru Siap Dipasang
Pemerintah mempercepat pemasangan alat deteksi overload di jalan tol untuk mewujudkan target zero ODOL pada 2027, menyusul temuan tingginya pelanggaran dan rendahnya penindakan hukum.
29 September 2026

Aturan SPM Jalan Tol Diperkuat, Target Undang di Oktober 2026
Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan peraturan baru tentang Standar Pelayanan Minimal jalan tol selesai disahkan pada Oktober 2026, dengan peningkatan indikator dan sanksi yang lebih ketat.
29 September 2026

Museum Bing Slamet Dibangun untuk Wariskan Warisan Seni
Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan memfasilitasi pembangunan museum yang meneladani karya seniman legendaris Bing Slamet sebagai bentuk penghormatan dan pelestarian warisan budaya nasional.
29 September 2026
Berita Lainnya

Bebe Rexha Ungkap Bantuan Taylor Swift Saat Kesulitan Gaun di Grammy 2019
Rabu, 30 September 2026, 09.27 WITA

Kejagung Perluas Penyidikan Korupsi MBG dengan Tersangka Baru dari TNI
Rabu, 30 September 2026, 09.08 WITA

Buku Sastra 'Memburu Muhammad' Dihadapkan pada Tekanan dan Ancaman
Rabu, 30 September 2026, 09.07 WITA

Rabbi Israel Tolak Hak Palestina, Kecaman Global Menguat
Rabu, 30 September 2026, 09.07 WITA

Netanyahu Bertemu Pejabat 10 Negara dalam Kunjungan Rahasia ke UEA
Rabu, 30 September 2026, 09.07 WITA

Gurun Atacama Berubah Jadi Padang Bunga Akibat Hujan Lebat
Rabu, 30 September 2026, 09.07 WITA

Malaysia Mulai Pulangkan Ribu Pengungsi Rohingya ke Myanmar
Rabu, 30 September 2026, 09.06 WITA

Perempuan Pertama Pimpin Pemerintahan Maroko
Rabu, 30 September 2026, 09.06 WITA

