Rabu, 30 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BTN Terbitkan Obligasi Sosial Rp2 Triliun untuk Dorong Akses Perumahan Terjangkau

Bank Tabungan Negara menerbitkan obligasi sosial senilai Rp2 triliun dengan kupon hingga 7,25% untuk mendanai proyek perumahan terjangkau dan usaha mikro.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 12.08 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
BTN Terbitkan Obligasi Sosial Rp2 Triliun untuk Dorong Akses Perumahan Terjangkau📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. meluncurkan tahap kedua Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I dengan nilai total Rp2 triliun. Penerbitan ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pendanaan yang berdampak sosial langsung. Masa penawaran umum berlangsung dari 30 September hingga 1 Oktober 2026, dengan penjatahan pada 2 Oktober dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 7 Oktober 2026.

Obligasi ini terbagi dalam dua seri. Seri A menawarkan tingkat bunga tetap 7,05% per tahun dengan tenor 370 hari dan nilai pokok Rp950 miliar. Seri B menawarkan bunga tetap lebih tinggi, yaitu 7,25% per tahun, dengan tenor tiga tahun dan nilai pokok Rp1,05 triliun. Pembayaran bunga dilakukan secara berkala setiap tiga bulan, dengan pembayaran pertama dijadwalkan pada 6 Januari 2027. Seri A akan jatuh tempo pada 16 Oktober 2027, sedangkan Seri B pada 6 Oktober 2029.

Dana hasil penerbitan, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan secara utama untuk membiayai proyek-proyek sosial berkelanjutan. Fokus utamanya meliputi infrastruktur dasar terjangkau, perumahan terjangkau, serta pendanaan bagi usaha mikro dan kecil. Sebanyak 80% hingga 100% dana dialokasikan untuk pembiayaan baru (new financing), sementara pembiayaan kembali (refinancing) dibatasi maksimal 20%. Pendekatan ini menekankan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Obligasi tersebut mendapatkan peringkat idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), mencerminkan kualitas keuangan dan kredibilitas emiten. Penerbitan ini merupakan bagian dari strategi BTN dalam memperluas pendanaan khusus untuk kepentingan sosial, khususnya dalam mendukung akses perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta memperkuat ekosistem usaha mikro. Dengan target total pendanaan sebesar Rp10 triliun melalui PUB ini, BTN menegaskan komitmennya sebagai lembaga pembiayaan yang berbasis pada nilai-nilai inklusif dan keberlanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya