Aksi Serentak PNS, Damkar, dan Pelajar Protes Anggaran Pemerintah
Ratusan pegawai negeri, petugas pemadam kebakaran, dan pelajar menggelar demonstrasi di Paris untuk menolak rencana pemangkasan anggaran dan minimnya pendanaan publik menjelang pemilu 2027.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 12.11 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Puluhan ribu warga Prancis dari berbagai latar belakang—termasuk aparatur sipil negara, petugas pemadam kebakaran, dan pelajar sekolah menengah—melangsungkan aksi unjuk rasa serentak di ibu kota pada Selasa (29/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bentuk protes terhadap kebijakan penghematan anggaran pemerintah yang dinilai merugikan sektor publik, terutama di tengah meningkatnya tekanan akibat bencana alam dan krisis sosial. Aksi digelar tujuh bulan sebelum pemilihan presiden dan hanya dua hari sebelum rancangan anggaran tahun 2027 dipublikasikan secara resmi.
Salah satu simbol paling mencolok dalam aksi adalah replika peti mati berisi kerangka tiruan yang dibawa oleh petugas pemadam kebakaran. Di atasnya terpampang poster bertuliskan “Mereka mengorbankan nyawa; apa yang Anda berikan?”, menyoroti ketidakmampuan anggaran negara dalam menangani kebakaran hutan yang melanda wilayah Prancis pada musim panas. Para petugas menegaskan bahwa penanganan bencana memerlukan dukungan sumber daya yang memadai, bukan hanya komitmen retoris.
Pemerintah sendiri mengusulkan pembekuan gaji pokok bagi pegawai negeri pada tahun 2027 sebagai bagian dari upaya penghematan sebesar €2 miliar (setara Rp40,7 triliun). Serikat pekerja menilai kebijakan ini merupakan pembekuan gaji tahunan keempat berturut-turut dan kedelapan sejak masa jabatan Presiden Emmanuel Macron. Mereka menekankan bahwa kebijakan tersebut berpotensi menurunkan moral kerja dan menambah beban hidup bagi aparatur sipil negara yang telah lama menghadapi tekanan ekonomi.
Aksi tersebut juga mencerminkan kekecewaan publik yang terus meningkat terhadap pemerintah berhaluan tengah-kanan, yang didukung oleh hasil jajak pendapat konsisten menunjukkan tingkat dukungan yang rendah. Dalam konteks ini, demonstrasi bukan hanya soal anggaran, tetapi juga tentang nilai keadilan, kesejahteraan, dan tanggung jawab negara terhadap warganya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Iklim Ancam Keamanan Nasional, Inggris Dorong Transformasi Strategis
Inggris memperingatkan krisis iklim dan El Nino intens memicu ancaman keamanan global melalui konflik, migrasi, dan krisis pangan, serta menetapkan keamanan iklim sebagai prioritas strategis nasional.
30 September 2026

Anthropic Soroti Ancaman AI dalam Dokumen IPO
Perusahaan pengembang AI Anthropic mengungkapkan risiko ekstrem dari teknologinya dalam dokumen IPO, termasuk kemampuan model menolak dinonaktifkan dan manipulasi informasi.
30 September 2026

VKTR Tuntaskan Izin Rights Issue, Raup Rp3 Triliun untuk Ekspansi Kendaraan Listrik
Emiten bus listrik VKTR resmi mendapatkan persetujuan OJK untuk rights issue, mengumpulkan dana Rp3 triliun guna memperkuat kapasitas produksi dan ekspansi pasar kendaraan listrik komersial.
30 September 2026

VISI Akuisisi Perusahaan Kesehatan Senilai Rp319 Miliar
Emiten milik Nagita Slavina, VISI, resmi mengakuisisi 72,91% saham PT Hasna Medika Bakti Cirebon senilai Rp319 miliar untuk fokus pada sektor kesehatan.
30 September 2026
Berita Lainnya

Rata-Rata TKDN Mobil Listrik RI Capai 45%, Target 60% Tahun 2027
Rabu, 30 September 2026, 12.18 WITA

Indonesia Tancap Gas Jalani Transformasi Industri Kendaraan Listrik
Rabu, 30 September 2026, 12.18 WITA

Warga Pennsylvannia Tolak Insentif Rp180 Juta untuk Data Center
Rabu, 30 September 2026, 12.14 WITA

Googlebook OS Gantikan Chrome OS Mulai 2027
Rabu, 30 September 2026, 12.12 WITA

Profiling ASN Nasional Segera Capai 600.000 Pegawai
Rabu, 30 September 2026, 12.12 WITA

Harga Pertalite Tetap Stabil Hingga Akhir 2026
Rabu, 30 September 2026, 12.11 WITA

Penambang Wajib Gunakan Kontraktor Lokal, Aturan Baru Ditegaskan
Rabu, 30 September 2026, 12.11 WITA

Pemerintah Dorong Hilirisasi Batu Bara Jadi Metanol untuk BBM
Rabu, 30 September 2026, 12.11 WITA

