Rabu, 30 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

VISI Akuisisi Perusahaan Kesehatan Senilai Rp319 Miliar

Emiten milik Nagita Slavina, VISI, resmi mengakuisisi 72,91% saham PT Hasna Medika Bakti Cirebon senilai Rp319 miliar untuk fokus pada sektor kesehatan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 12.09 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
VISI Akuisisi Perusahaan Kesehatan Senilai Rp319 Miliar📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perusahaan PT Satu Visi Putra (VISI) mengumumkan rencana akuisisi saham mayoritas dari PT Hasna Medika Bakti Cirebon dengan nilai total Rp319 miliar. Transaksi ini meliputi setoran modal sebesar Rp255 miliar, pembayaran saham eksisting senilai Rp31 miliar, serta konversi utang sebesar Rp33 miliar. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi strategis perusahaan menuju model holding di bidang kesehatan.

Kegiatan operasional VISI yang saat ini berfokus pada perdagangan dan pergudangan akan secara bertahap dihentikan. Proses ini menunggu persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 30 September 2026, dengan target penyelesaian transaksi pada 23 Oktober 2026. Dengan akuisisi ini, VISI berupaya memperkuat struktur bisnis dan memperluas jangkauan layanan kesehatan melalui integrasi operasional.

Sejalan dengan rencana tersebut, VISI juga akan melaksanakan private placement sebanyak 307,5 juta lembar saham baru. Nilai nominal saham diterbitkan sebesar Rp25 per lembar, yang setara dengan 10 persen dari modal disetor dan ditempatkan saat ini. Aksi korporasi ini akan berlangsung dalam jangka waktu dua tahun sejak pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Independen, yang juga dijadwalkan pada 30 September 2026.

Dana hasil penerbitan saham baru akan digunakan untuk memperkuat struktur modal, mendukung pengembangan bisnis, serta meningkatkan kinerja keuangan perusahaan dan entitas anak. Tujuan utamanya adalah menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemegang saham, sekaligus berkontribusi positif terhadap pertumbuhan sektor kesehatan di Indonesia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya