DPR Tekankan Kendali Kurs Rupiah di Rp17.500 Tahun 2027
DPR meminta BI dan pemerintah menjaga nilai tukar rupiah pada kisaran Rp17.500 per dolar AS pada 2027 untuk menjaga stabilitas fiskal dan daya beli masyarakat.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 12.08 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dalam rapat paripurna masa sidang 2026–2027, Ketua Badan Anggaran DPR Said Abdullah menegaskan pentingnya pengendalian nilai tukar rupiah agar tidak menimbulkan tekanan berkelanjutan terhadap anggaran negara dan sektor riil. Ia menekankan bahwa target kurs Rp17.500 per dolar AS pada tahun 2027 harus menjadi prioritas bersama antara Bank Indonesia dan pemerintah, sebagai upaya mencegah kenaikan biaya dana yang berdampak pada defisit fiskal dan investasi.
Menurut Said, pelemahan rupiah berpotensi memperparah beban fiskal karena selisih kurs yang membengkak, terutama dalam pembiayaan utang yang dikelola dalam mata uang asing. Ia menyoroti bahwa konsumsi rumah tangga tetap menjadi pilar utama pertumbuhan PDB nasional, sehingga menjaga stabilitas harga melalui pengendalian inflasi menjadi kunci utama. Target inflasi 2,5 persen untuk 2027 telah disepakati bersama oleh Banggar dan pemerintah sebagai bagian dari strategi tersebut.
Ia menegaskan bahwa keberadaan rezim devisa bebas tidak menghilangkan kewenangan BI dan pemerintah untuk melakukan intervensi pasar jika diperlukan. Kendali nilai tukar tetap menjadi kewajiban strategis, meski sistem perekonomian telah terbuka. Intervensi melalui pasar spot, NDF, dan DNDF dinilai efektif dalam membatasi pelemahan rupiah, sebagaimana teramati pada perdagangan Selasa (29/9) yang menunjukkan rupiah berada di level Rp17.981 per dolar AS.
Pelemahan tipis rupiah terjadi di tengah tekanan dari prospek kenaikan suku bunga The Fed dan harga minyak dunia yang tinggi. Namun, analis menyebut intervensi BI berhasil membatasi penurunan lebih dalam, menunjukkan komitmen otoritas moneter terhadap stabilitas nilai tukar.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Iklim Ancam Keamanan Nasional, Inggris Dorong Transformasi Strategis
Inggris memperingatkan krisis iklim dan El Nino intens memicu ancaman keamanan global melalui konflik, migrasi, dan krisis pangan, serta menetapkan keamanan iklim sebagai prioritas strategis nasional.
30 September 2026

Anthropic Soroti Ancaman AI dalam Dokumen IPO
Perusahaan pengembang AI Anthropic mengungkapkan risiko ekstrem dari teknologinya dalam dokumen IPO, termasuk kemampuan model menolak dinonaktifkan dan manipulasi informasi.
30 September 2026

Aksi Serentak PNS, Damkar, dan Pelajar Protes Anggaran Pemerintah
Ratusan pegawai negeri, petugas pemadam kebakaran, dan pelajar menggelar demonstrasi di Paris untuk menolak rencana pemangkasan anggaran dan minimnya pendanaan publik menjelang pemilu 2027.
30 September 2026

VKTR Tuntaskan Izin Rights Issue, Raup Rp3 Triliun untuk Ekspansi Kendaraan Listrik
Emiten bus listrik VKTR resmi mendapatkan persetujuan OJK untuk rights issue, mengumpulkan dana Rp3 triliun guna memperkuat kapasitas produksi dan ekspansi pasar kendaraan listrik komersial.
30 September 2026
Berita Lainnya

Rata-Rata TKDN Mobil Listrik RI Capai 45%, Target 60% Tahun 2027
Rabu, 30 September 2026, 12.18 WITA

Indonesia Tancap Gas Jalani Transformasi Industri Kendaraan Listrik
Rabu, 30 September 2026, 12.18 WITA

Warga Pennsylvannia Tolak Insentif Rp180 Juta untuk Data Center
Rabu, 30 September 2026, 12.14 WITA

Googlebook OS Gantikan Chrome OS Mulai 2027
Rabu, 30 September 2026, 12.12 WITA

Profiling ASN Nasional Segera Capai 600.000 Pegawai
Rabu, 30 September 2026, 12.12 WITA

Harga Pertalite Tetap Stabil Hingga Akhir 2026
Rabu, 30 September 2026, 12.11 WITA

Penambang Wajib Gunakan Kontraktor Lokal, Aturan Baru Ditegaskan
Rabu, 30 September 2026, 12.11 WITA

Pemerintah Dorong Hilirisasi Batu Bara Jadi Metanol untuk BBM
Rabu, 30 September 2026, 12.11 WITA

