Aliansi Milisi Ethiopia Ancam Kekuasaan Federal
Tujuh kelompok bersenjata di Ethiopia membentuk koalisi baru untuk melawan pemerintah federal, memicu kekhawatiran akan meledaknya konflik baru setelah perang saudara yang menewaskan ratusan ribu jiwa.
Redaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 09.18 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Tujuh kelompok bersenjata di Ethiopia telah menyepakati pembentukan aliansi strategis dengan tujuan menggulingkan pemerintah federal. Koalisi ini mencakup Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF), milisi nasionalis Amhara Fano, Tentara Pembebasan Oromo (OLA), serta empat kelompok bersenjata lainnya yang aktif di wilayah utara dan tengah negara. Pergerakan ini terjadi setelah peningkatan signifikan dalam konsentrasi pasukan di perbatasan wilayah Tigray dalam beberapa bulan terakhir, menurut catatan Uni Afrika.
Wakil Presiden TPLF, Amanuel Assefa, mengonfirmasi bahwa aliansi baru ini dirancang untuk menumbangkan rezim saat ini dan membuka jalan bagi pemerintahan transisi. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antar kelompok bertujuan menciptakan kekuatan bersama yang lebih solid dibandingkan dengan pendekatan terpisah yang sebelumnya dilakukan. Namun, hingga kini, pemerintah federal belum merilis pernyataan resmi terkait keberadaan koalisi tersebut.
Ketua analis regional dari Oslo New University College, Kjetil Tronvoll, menyatakan keraguan terhadap kemampuan aliansi untuk merebut kekuasaan secara langsung. Ia menyoroti dominasi pemerintah dalam hal peralatan militer, terutama pesawat tak berawak tempur yang tersebar luas. “Ini adalah perang pengorbanan bagi pihak pemberontak. Mereka mungkin tidak mampu bertahan dalam konflik panjang seperti ini,” ujarnya.
Tronvoll juga menekankan bahwa ancaman nyata baru muncul jika aliansi tersebut bisa beroperasi secara terkoordinasi sebagai satu komando militer terpadu. Dalam skenario itu, pemerintah harus menghadapi empat hingga lima front pertempuran secara bersamaan, yang akan menekan kapasitas operasional. Namun, ia mempertanyakan kelayakan kolaborasi jangka panjang, mengingat perbedaan ideologi yang sangat mencolok antar kelompok.
Konflik di Ethiopia memang telah berlangsung lama, khususnya di dua wilayah padat penduduk, Oromia dan Amhara. Pasukan federal telah terlibat dalam pertempuran terus-menerus dengan OLA sejak 2018, sementara konflik dengan milisi Fano telah berlangsung sejak 2023. Eskalasi terbaru memperbesar risiko kembali terjadinya kekerasan skala besar di wilayah yang sebelumnya telah mengalami kerugian manusia dan infrastruktur yang signifikan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gibran Tegaskan Keprihatinan atas Kelakuan Karyawan SPPG Bantul
Wakil Presiden Gibran mengecam tindakan karyawan SPPG Bantul yang mengejek korban keracunan MBG, menekankan pentingnya menjaga ruang publik yang aman dan penuh empati.
21 September 2026

Penutupan Sementara GKPI Rajeg Usai Keributan Viral
Polisi menutup sementara lokasi ibadah GKPI Rajeg pasca-viral keributan di media sosial, dengan langkah berbasis musyawarah untuk menjaga keamanan dan kerukunan masyarakat.
21 September 2026

Katering Sehat Jadi Solusi Praktis untuk Gaya Hidup Seimbang
Meningkatnya kesadaran akan nutrisi dan keterbatasan waktu mendorong kenaikan permintaan katering sehat yang personal dan terjangkau di kalangan masyarakat urban.
21 September 2026

Resident Evil (2026): Kehidupan Sehari-hari dalam Kiamat Zombi
Film ini menggambarkan perjalanan seorang kurir biasa yang terjebak dalam krisis zombi, menggabungkan horor brutal dengan komedi gelap dan narasi psikologis mendalam.
21 September 2026
Berita Lainnya

Pramono Paparkan Strategi Transportasi Gratis Hadapi Kemacetan Jakarta
Senin, 21 September 2026, 12.29 WITA

BGN Berhentikan Pegawai SPPG Usai Lecehkan Siswi Keracunan MBG
Senin, 21 September 2026, 12.28 WITA

8 Terdakwa Kasus Korupsi LPEI Divonis di PN Jakpus
Senin, 21 September 2026, 12.28 WITA

Bantuan Beras Perpanjangan Dukungan Daya Beli di Tengah Perlambatan Konsumsi
Senin, 21 September 2026, 12.28 WITA

New York Siap Bantu Jakarta Rancang Obligasi Daerah
Senin, 21 September 2026, 12.28 WITA

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Beragam Per Jenama
Senin, 21 September 2026, 12.27 WITA

Menkeu Tekankan Penguatan Sistem Perpajakan dan Pengawasan Berbasis Risiko
Senin, 21 September 2026, 12.27 WITA

Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Sembako di Sleman
Senin, 21 September 2026, 12.27 WITA

