Penutupan Sementara GKPI Rajeg Usai Keributan Viral
Polisi menutup sementara lokasi ibadah GKPI Rajeg pasca-viral keributan di media sosial, dengan langkah berbasis musyawarah untuk menjaga keamanan dan kerukunan masyarakat.
Redaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 12.29 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kantor kepolisian setempat telah mengambil langkah penutupan sementara tempat ibadah Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. Keputusan ini diambil setelah video keributan di sekitar lokasi ibadah beredar luas di media sosial, memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik sosial. Lokasi kini dalam kondisi terkunci dan tidak digunakan untuk kegiatan ibadah hingga proses mediasi selesai.
Langkah penutupan dilandasi hasil musyawarah antara aparat keamanan, pemerintah desa, tokoh agama, perwakilan FKDM, serta perwakilan jemaat GKPI. Dalam pertemuan tersebut disepakati agar aktivitas keagamaan di tempat tersebut dihentikan sementara guna mencegah potensi konflik lebih lanjut. Warga juga dilarang berkumpul di sekitar lokasi untuk menghindari provokasi dan gesekan yang bisa merugikan stabilitas sosial.
Kapolresta Tangerang, Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari pendekatan persuasif yang dijalankan kepolisian. Ia menekankan pentingnya menjaga ketenangan dan menghindari tindakan yang dapat memperkeruh suasana. "Proses mediasi akan dilakukan secara intensif di tingkat kecamatan, dengan melibatkan semua pihak yang berkepentingan," ujarnya.
Dalam video yang tersebar, terlihat sejumlah warga mendatangi rumah ibadah dan menuntut penghentian kegiatan karena dianggap belum memiliki izin resmi. Beberapa di antaranya juga terlihat membawa senjata tajam, yang memperparah kecemasan publik. Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa hak setiap warga untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinan tetap dijamin oleh pemerintah.
Proses mediasi kini sedang berlangsung secara intensif di tingkat Kecamatan Rajeg. Pihak terkait berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan secara damai, dengan tetap menjaga prinsip keadilan dan keharmonisan sosial. Tujuan utama adalah mencegah eskalasi dan memastikan semua pihak dapat menjalankan aktivitas keagamaan secara aman dan sesuai aturan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gibran Tegaskan Keprihatinan atas Kelakuan Karyawan SPPG Bantul
Wakil Presiden Gibran mengecam tindakan karyawan SPPG Bantul yang mengejek korban keracunan MBG, menekankan pentingnya menjaga ruang publik yang aman dan penuh empati.
21 September 2026

Katering Sehat Jadi Solusi Praktis untuk Gaya Hidup Seimbang
Meningkatnya kesadaran akan nutrisi dan keterbatasan waktu mendorong kenaikan permintaan katering sehat yang personal dan terjangkau di kalangan masyarakat urban.
21 September 2026

Aliansi Milisi Ethiopia Ancam Kekuasaan Federal
Tujuh kelompok bersenjata di Ethiopia membentuk koalisi baru untuk melawan pemerintah federal, memicu kekhawatiran akan meledaknya konflik baru setelah perang saudara yang menewaskan ratusan ribu jiwa.
21 September 2026

Resident Evil (2026): Kehidupan Sehari-hari dalam Kiamat Zombi
Film ini menggambarkan perjalanan seorang kurir biasa yang terjebak dalam krisis zombi, menggabungkan horor brutal dengan komedi gelap dan narasi psikologis mendalam.
21 September 2026
Berita Lainnya

Pramono Paparkan Strategi Transportasi Gratis Hadapi Kemacetan Jakarta
Senin, 21 September 2026, 12.29 WITA

BGN Berhentikan Pegawai SPPG Usai Lecehkan Siswi Keracunan MBG
Senin, 21 September 2026, 12.28 WITA

8 Terdakwa Kasus Korupsi LPEI Divonis di PN Jakpus
Senin, 21 September 2026, 12.28 WITA

Bantuan Beras Perpanjangan Dukungan Daya Beli di Tengah Perlambatan Konsumsi
Senin, 21 September 2026, 12.28 WITA

New York Siap Bantu Jakarta Rancang Obligasi Daerah
Senin, 21 September 2026, 12.28 WITA

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Beragam Per Jenama
Senin, 21 September 2026, 12.27 WITA

Menkeu Tekankan Penguatan Sistem Perpajakan dan Pengawasan Berbasis Risiko
Senin, 21 September 2026, 12.27 WITA

Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Sembako di Sleman
Senin, 21 September 2026, 12.27 WITA

