Jumat, 25 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Anggaran Kemenhub 2027 Rp32,9 Triliun, Laut Terbesar

Ditjen Perhubungan Laut menjadi penerima anggaran terbesar di Kemenhub dengan Rp10,49 triliun, menyesuaikan prioritas peningkatan keselamatan dan konektivitas maritim.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 23.04 WITA·👁 5 orang membaca· 0 hari ini · 70x dibuka
Anggaran Kemenhub 2027 Rp32,9 Triliun, Laut Terbesar📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Perhubungan menetapkan pagu anggaran tahun 2027 sebesar Rp32,93 triliun, sesuai keputusan bersama Menteri Keuangan dan Kepala Bappenas yang dikeluarkan pada 5 Agustus 2026. Jumlah ini tetap stabil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dengan perubahan hanya terjadi pada alokasi antarunit organisasi untuk memperkuat fokus kebijakan strategis. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan hal ini dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, menegaskan bahwa penyesuaian anggaran dilakukan tanpa mengubah total dana yang disetujui.

Dalam komposisi baru, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mendapatkan alokasi tertinggi sebesar Rp10,49 triliun, naik dari sebelumnya Rp9,82 triliun. Angka ini membuat unit ini menjadi entitas dengan porsi terbesar dalam struktur anggaran Kemenhub, melampaui Direktorat Jenderal Perhubungan Perkeretaapian, Udara, dan Darat. Peningkatan dana tersebut mencerminkan penekanan pada pengembangan infrastruktur maritim, pemantauan pelayaran, serta peningkatan keselamatan di laut.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mendapatkan anggaran Rp6,73 triliun, meningkat dari Rp6,12 triliun sebelumnya. Sementara Direktorat Jenderal Perhubungan Darat memperoleh Rp5,69 triliun, naik dari Rp5,15 triliun. Di sisi lain, Direktorat Jenderal Perkeretaapian mengalami penurunan anggaran dari Rp8,19 triliun menjadi Rp7,10 triliun. Perubahan ini menjadi bagian dari strategi realokasi untuk mendukung program prioritas nasional.

Unit pendukung lain juga mengalami penyesuaian. Sekretariat Jenderal menerima Rp585,7 miliar, turun dari Rp789,9 miliar, sementara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan mendapat tambahan dana menjadi Rp2,47 triliun, naik dari Rp2,44 triliun. Semua perubahan dilakukan melalui mekanisme pergeseran anggaran antarunit, tanpa mengubah total pagu Kemenhub. Dudy menegaskan bahwa alokasi baru dirancang untuk mendukung 10 program utama, termasuk peningkatan keselamatan transportasi sebagai fokus utama.

Sebanyak Rp10,90 triliun dialokasikan untuk program keselamatan transportasi, mewakili 33,1% dari total anggaran Kemenhub. Dana ini akan digunakan untuk perbaikan sistem pengawasan, pelatihan operator, modernisasi alat bantu navigasi, serta peningkatan standar keselamatan di berbagai moda transportasi. Penekanan pada keselamatan menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjamin keamanan perjalanan publik sekaligus memperkuat infrastruktur transportasi nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya