Anggota DPR Ajukan Pemakzulan Menteri Pertahanan atas Langkah Militer Tanpa Persetujuan Kongres
Seorang anggota DPR AS dari Partai Republik mengajukan pemakzulan terhadap Menteri Pertahanan karena diduga mengeksekusi operasi militer terhadap Iran tanpa izin Kongres, memicu perdebatan politik mendalam menjelang pemilu paruh waktu.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 16 September 2026, 07.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat dari Partai Republik, Thomas Massie, mengajukan resolusi pemakzulan terhadap Menteri Pertahanan Pete Hegseth pada Selasa (15/9/2026). Tuduhan utamanya adalah penyalahgunaan wewenang dalam memimpin operasi militer terhadap Iran tanpa persetujuan legislatif, yang dianggap melanggar konstitusi. Langkah ini ditempuh dengan status privileged, memaksa DPR untuk membahasnya dalam dua hari sidang, meski kemungkinan disetujui dinilai rendah.
Massie, yang berasal dari Kentucky dan dikenal sebagai tokoh kritis terhadap kebijakan militer ekspansionis, menekankan bahwa keputusan perang harus melibatkan Kongres, bukan hanya eksekutif. Ia menyoroti bahwa aksi militer yang dimulai pada 28 Februari telah mengguncang stabilitas regional dan menimbulkan dampak ekonomi signifikan, termasuk kenaikan harga bahan bakar hampir mencapai rekor tertinggi.
Dukungan terhadap aksi militer tersebut dinilai menurun di kalangan publik. Survei terbaru yang dirilis oleh Reuters/Ipsos menunjukkan 44% pemilih mendukung Partai Demokrat dalam pemilihan anggota Kongres, sementara Partai Republik hanya meraih 37%, menandai tren penurunan popularitas Presiden Trump sejak dimulainya konflik. Perang yang melibatkan AS dan Israel juga mengganggu pasokan minyak global, memperparah tekanan pada anggaran rumah tangga warga Amerika.
Meski Massie kalah dalam pemilihan pendahuluan Partai Republik pada Mei lalu—kalah dari Ed Gallrein, mantan anggota Navy SEAL yang didukung Trump—dan tidak mencalonkan diri lagi, ia tetap menjadi tokoh kritis dalam isu transparansi pemerintahan. Posisinya yang berseberangan dengan Trump, terutama terkait pembukaan dokumen terkait Jeffrey Epstein, memperkuat kredibilitas kritiknya terhadap kebijakan luar negeri yang dianggap tidak akuntabel.
Pernyataan dari Pentagon menegaskan bahwa seluruh departemen mendukung visi Menteri Pertahanan dalam menjaga kepentingan militer dan keamanan nasional. Namun, perdebatan mengenai batas kekuasaan presiden dalam urusan perang tetap menjadi isu sentral yang akan menggema dalam masa kampanye pemilu paruh waktu pada 3 November.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Jalur Pendakian Gunung Lawu Ditutup Akibat Karhutla di Magetan
Penutupan sementara tiga jalur utama pendakian Gunung Lawu dilakukan untuk menjamin keselamatan pendaki menyusul munculnya titik api di wilayah Magetan.
16 September 2026

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027
Pemerintah resmi menetapkan 18 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama untuk tahun 2027, berdasarkan SKB Tiga Menteri yang disepakati di Jakarta.
16 September 2026

2027 Ditetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama
Pemerintah resmi menetapkan 26 hari libur di 2027, terdiri dari 18 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama, berdasarkan SKB Tiga Menteri.
16 September 2026

BYD Siap Produksi Truk Listrik Pertama di Eropa Tahun Depan
BYD menargetkan peluncuran truk berat listrik pertamanya di Eropa tahun depan, dengan rencana produksi lokal untuk menghindari ancaman tarif impor dari Uni Eropa.
16 September 2026
Berita Lainnya

Liburan ke Jepang Kini Lebih Mahal, Pemerintah Terapkan Tarif Berbeda
Rabu, 16 September 2026, 07.49 WITA

WIG 2026 Dorong Wisatawan Global Kenali Warisan Kuliner Lokal
Rabu, 16 September 2026, 07.47 WITA

7 Makanan Berbahaya yang Harus Dihindari Kelinci
Rabu, 16 September 2026, 07.46 WITA

Veloz Hybrid Puncaki Penjualan Hybrid Agustus 2026
Rabu, 16 September 2026, 07.45 WITA

Pengguna Keluhkan Bug Sistem Omo X Saat Gunakan Standar Samping
Rabu, 16 September 2026, 07.45 WITA

Trump Buka Ruang Pabrik Mobil China di AS
Rabu, 16 September 2026, 07.45 WITA

Toyota Siapkan Hilux Hidrogen untuk Eropa Mulai 2028
Rabu, 16 September 2026, 07.44 WITA

Kamera iPhone Lebih dari Sekadar Memotret
Rabu, 16 September 2026, 07.43 WITA


