Kamis, 10 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Angkatan 2025 FK UHO Gelar Bakti Sosial di Kolaka Timur

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo menggelar bakti sosial di wilayah Kolaka Timur dengan fokus pada layanan kesehatan dan edukasi masyarakat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 19.20 WITA·👁 3 orang membaca· 1 hari ini · 9x dibuka
Angkatan 2025 FK UHO Gelar Bakti Sosial di Kolaka Timur📷 Foto lokal iNarasikita

Kendari, ıNarasikita - Puluhan mahasiswa angkatan 2025 dari Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo (UHO) melaksanakan kegiatan bakti sosial di Kecamatan Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini dihelat sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan penerapan ilmu kesehatan di tengah masyarakat, khususnya di daerah terpencil yang minim akses layanan medis. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai dari hari Senin hingga Rabu, dengan melibatkan lebih dari 50 mahasiswa sebagai relawan.

Kegiatan difokuskan pada pemeriksaan kesehatan gratis, sosialisasi pencegahan penyakit menular, serta penyuluhan gizi dan kesehatan mental. Tim medis mahasiswa memberikan layanan seperti pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah, hingga konseling kesehatan dasar. Selain itu, mereka juga menyelenggarakan edukasi tentang pentingnya kebersihan lingkungan dan pola hidup sehat bagi masyarakat setempat. Hasil pemeriksaan menunjukkan sekitar 30 persen warga mengalami tekanan darah tinggi dan 15 persen menunjukkan indikasi kadar gula darah di atas normal.

Ketua Panitia Bakti Sosial, Andi Rizky, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program wajib mahasiswa dalam rangka memperkuat kompetensi klinis dan sosial. “Kami ingin membawa manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperdalam pemahaman tentang tantangan kesehatan di daerah perbatasan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pelaksanaan di Kolaka Timur dipilih karena keterbatasan fasilitas kesehatan dan tingginya kebutuhan layanan dasar di wilayah tersebut.

Kegiatan juga melibatkan kerja sama dengan Puskesmas setempat dan dinas kesehatan kabupaten. Dengan pendekatan kolaboratif, bakti sosial ini diharapkan dapat menjadi model berkelanjutan yang dapat direplikasi di wilayah lain di Sulawesi Tenggara. Tujuan utamanya adalah memperluas akses layanan kesehatan primer dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya