AS Hancurkan Peluncur Roket Iran di Larak, Tegaskan Ancaman Jalur Laut
Amerika Serikat melancarkan serangan udara terhadap dua peluncur roket Fajr-5 di Pulau Larak, Selat Hormuz, sebagai respons atas dugaan persiapan Iran menempatkan ranjau laut di jalur pelayaran strategis.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pasukan Amerika Serikat berhasil menghancurkan dua unit peluncur roket milik Iran di wilayah Pulau Larak, yang berada di tengah Selat Hormuz. Serangan ini dilakukan setelah AS mendeteksi aktivitas yang mengindikasikan persiapan peluncuran rudal Fajr-5 oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), dengan kemungkinan tujuan penyebaran ranjau laut di kawasan perairan kritis tersebut. Fasilitas yang disasar diyakini menjadi basis operasional untuk menempatkan sistem roket jarak jauh yang mampu menjangkau jalur pelayaran utama di sisi selatan selat.
Sistem Fajr-5, yang menjadi sasaran serangan, merupakan peluncur ganda dengan diameter roket 333 milimeter dan jangkauan hingga sekitar 75 kilometer. Kemampuan ini memungkinkan roket tersebut menargetkan perairan di dekat pantai Oman, wilayah yang sering digunakan kapal-kapal untuk menghindari risiko serangan di jalur utama Selat Hormuz. Menurut analis bekas angkatan darat AS, David Des Roches, karakteristik serangan menunjukkan keselarasan dengan pernyataan Presiden Donald Trump tentang ancaman Iran yang sedang dipantau secara ketat.
Roches menegaskan bahwa kemampuan Iran untuk memanfaatkan Fajr-5 dalam penempatan ranjau laut berpotensi mengganggu lalu lintas maritim di kawasan, terutama di rute selatan yang menjadi alternatif jalur bagi kapal sipil netral. Ia menyebut bahwa sejumlah kapal telah memilih melintasi perairan Oman demi menghindari ancaman langsung dari serangan Iran. "Roket-roket tersebut berpotensi menanam ranjau di perairan tersebut, sehingga akan mempersulit rute selatan," ujarnya.
Dengan demikian, serangan tersebut dianggap sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan jalur pelayaran internasional yang krusial bagi perdagangan global. Fokus utamanya adalah mencegah potensi gangguan serius terhadap arus kapal di Selat Hormuz, salah satu rute maritim paling vital di dunia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Festival Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Budaya di Melbourne
Festival Indonesia 2026 di Melbourne sukses menarik lebih dari 6.000 pengunjung dengan persembahan budaya, kuliner, dan UMKM dari berbagai daerah.
25 Oktober 2026

Ratusan Ribu Warga Israel Desak Pertanggungjawaban atas Kegagalan Keamanan
Ribuan warga Israel menggelar demonstrasi besar di Tel Aviv menuntut penyelidikan independen atas kegagalan keamanan sebelum serangan 7 Oktober 2023, menjelang pemilu yang menentukan arah kebijakan militer dan politik negara.
25 Oktober 2026

Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Iran dalam Waktu Dekat
Presiden AS Donald Trump menyatakan sedang mempertimbangkan serangan terhadap Iran, bahkan bisa terjadi besok, dengan tujuan mencegah pengembangan senjata nuklir secara permanen.
25 Oktober 2026

Kim Jong Un Kunjungi Monumen Perang Korea di Dandong
Pemimpin Korea Utara melakukan kunjungan singkat ke Dandong, China, menjelang peringatan 76 tahun kehadiran relawan Tiongkok dalam Perang Korea, dengan fokus pada simbolisme sejarah dan kebersamaan strategis.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

