Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

AS Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis Foto di Tepi Barat

Pemerintah AS mengecam serangan terhadap jurnalis foto asal Amerika Serikat di Tepi Barat, meminta Israel menindak tegas pelaku dan menegaskan keinginan untuk menjaga stabilitas wilayah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 12.02 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 99x dibuka
AS Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis Foto di Tepi Barat📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Amerika Serikat mengeluarkan pernyataan tegas menanggapi insiden kekerasan terhadap seorang jurnalis foto asal negara itu di wilayah Tepi Barat. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menyampaikan keprihatinan mendalam atas tindakan brutal yang dilakukan oleh kelompok pemukim ilegal Israel terhadap jurnalis tersebut, yang sedang meliput aktivitas panen zaitun warga Palestina. Ia menekankan pentingnya penegakan hukum dan perlindungan terhadap wartawan yang menjalankan tugas profesional di wilayah konflik.

Rubio menegaskan bahwa Presiden AS Donald Trump telah menyampaikan keinginan agar tidak terjadi eskalasi atau krisis baru di kawasan tersebut. Ia menekankan bahwa tindakan kekerasan terhadap jurnalis tidak sesuai dengan prinsip-prinsip yang dijunjung tinggi oleh Amerika Serikat. “Kami sangat terganggu oleh gambar dan peristiwa yang terjadi. Kami telah dan terus mendesak Israel untuk bertindak tegas terhadap pelaku,” ujar Rubio dalam konferensi di Maryland, Minggu (18/10).

Insiden tersebut terjadi saat jurnalis bernama Heidi Levine sedang merekam kegiatan warga Palestina. Sejumlah saksi mata melaporkan bahwa kelompok pemukim ilegal menyerangnya secara fisik selama sekitar sepuluh menit, menggunakan botol dan ketapel. Ia sempat dipukuli saat berusaha melindungi peralatan kerjanya. Selain luka fisik, peralatan foto, paspor, ponsel, serta dompetnya dirampas oleh para penyerang. Kedutaan Besar AS kini sedang mengumpulkan data lebih lanjut untuk menangani kasus ini secara menyeluruh.

Duta Besar AS untuk Israel, Mike Huckabee, turut menyerukan tindakan tegas melalui media sosial, menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk teror yang keji dan pengecut. Ia menyeru agar pelaku segera ditangkap dan dihukum sesuai hukum. Ia menegaskan bahwa menyerang jurnalis tak bersenjata bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga bentuk penghinaan terhadap kebebasan pers. Meski Presiden Trump sebelumnya mencabut sanksi terhadap pemukim ilegal, Rubio menegaskan bahwa kebijakan itu tidak berarti mendukung kekerasan seperti yang dialami Levine.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya